Hingga saat ini PSSI memang belum menunjuk pelatih dan membentuk kerangka pemain. Padahal PSSI terus dikejar waktu untuk mempersiapkan tim nasional U-19 untuk berlaga di kancah Piala AFF.
Melihat hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, telah meminta agar Timnas U-19 segera dibentuk mengingat mepetnya waktu menjalang Piala AFF 2016.
Menpora juga akan merekomendasikan stafnya untuk menyeleksi para pemain terbaik di Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM), Purwakarta, Jawa Barat.
"Harus segera terbentuk jangan ada alasan menunggu waktu, kalau tidak saya tugaskan staf untuk melihat potensi yang ada dan PPLM di Purwakarta untuk men-support timnas U-19 kalau itu mungkin kenapa tidak," ucap Imam.

Menpora Imam meminta PSSI bergerak cepat untuk skuat di Piala AFF.
Menanggapi hal itu, PSSI melakui anggota Exco, Tony Apriliani, mengaku tidak menutup diri bila memang pemain PPLM bagus, dan tidak menutup kemungkinan bisa mewakili Indonesia di Piala AFF.
"Ya setiap latihan sangat baik untuk dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Pemain dari PPLM bila memang memenuhi persyaratan nanti dari tim kepelatihan, kenapa tidak," ucap Tony.
"Kita tidak menutup diri kok. Yang penting sesuai kebutuhan pelatih nantinya," sambungnya.
Toni juga tidak mempermasalahkan jika pemerintah melalui Kemenpora kembali turut campur dalam urusan sepakbola Tanah Air, khususnya untuk timnas.
"Kalau timnas membawa bendera, sudah sangat sepantasnya negara turut serta. Kalau sekarang federasi sumbernya kalau ada good will tidak ada masalah. Tapi kan yang ada selama ini untuk timnas tidak pernah membantu," tutupnya.