Stadion Surajaya Lamongan memang hanya bisa menampung sekitar 12 ribu penonton. Dan jika mengacu pada regulasi ISC, jatah tiket bagi suporter tim tamu maksimal adalah 5 persen dari kapasitas tribun stadion, atau tak lebih dari 600 tiket.
Namun, kebijakan berbeda diambil Panpel Persela. Dengan pertimbangan kenyamanan dan hubungan baik, Panpel memberikan kuota lebih hingga mencapai 15 persen dari kapasitas Stadion Surajaya.
"Jauh-jauh hari kami sudah koordinasi dengan Panpel Persela soal penambahan kuota tiket. Semuanya tidak ada masalah dan mereka setuju," kata Ahmad Ghazali saat dihubungi Indosport
"Sejak lama kita punya hubungan baik dengan Persela. Dan setiap ada laga di Surajaya, Aremania selalu datang dengan jumlah besar," imbuh Humas Koordinator Tur Aremania tersebut.
Melihat dari antusiasme, penambahan jumlah tiket memang layak didapatkan Aremania. Apalagi, letak Lamongan dekat dengan Malang, yang memungkinkan Aremania membanjiri Stadion Surajaya secara mandiri.
"Penambahan kuota itu kan untuk antisipasi Aremania yang berangkat sendiri dari sekitar Malang atau Lamongan," papar Ghazali.
Pihaknya juga mengatakan saat ini saja jumlah Aremania yang mendaftar ikut Tur Lamongan cukup besar. Bahkan Koordinator Tur kini disibukkan dengan menyiapkan bus hingga mencapai 25 Armada untuk menampung jumlah tersebut (dengan asumsi 1 bus berkapasitas 60 orang).
"Saat ini, di Malang sudah ada sebanyak 1500 Aremania yang ikut tur ke Lamongan yang akan berangkat Senin besok dengan bus. Dan jumlah itu kemungkinan besar bertambah dengan teman-teman yang membawa kendaraan pribadi," jelasnya.