Eks Pemain Timnas Jadi Begal, Kemenpora: Jangan Salahkan Pemerintah!

Senin, 18 Juli 2016 00:15 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
 Copyright:

Melalui juru bicaranya Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot S Dewa Broto menyampaikan rasa keprihatinannya atas tindakan kriminal yang telah mencoreng citra atlet Indonesia ini.

Gatot menegaskan jika kasus yang melibatkan atlet nasional ini harus diusut tuntas dan diproses secara hukumnya sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kami terkejut dan sedih mendengarnya. Ini karena DE sudah berbuat kriminal, ya harus risikonya terkena sanksi. Jadi begal, tak bisa ditoleransi," kata Gatot kepada JawaPos.

Lebih lanjut, Gatot juga menegaskan jika kasus ini tidak bisa disangkut-pautkan dengan adanya pembekuan yang dilakukan pemerintah terhadap PSSI beberapa waktu lalu. 

"Sebagai olahragawan, DE harus sportif dalam menjalani kehidupan. Jangan sampai kemudian pemerintah disalahkan karena pembekuan tempo hari," lanjut dia.

"Karena menurut data polisi, modusnya sudah lama. Jadi, sebelum adanya pembekuan PSSI itu sendiri," tandas dia.

DE yang merupakan Warga Danau Bingkuang, Kabupaten Kampar sendiri dibekuk lantaran terlibat aksi pembegalan. Dia menembak korbannya, Radi Saputra Nduru saat berduaan dengan kekasihnya pada Jumat (29/4) lalu.

DE sendiri mengaku melakukan aksi kejahatannya lantaran depresi setelah orang tuanya bercerai saat dirinya duduk di bangku kelas satu SMP.

230