Torabika Soccer Championship 2016

BSU Cemaskan Kekuatan Persegres

Kamis, 21 Juli 2016 02:39 WIB
Kontributor: Fajar Kristanto | Editor: Yohanes Ishak
© Indonesiansc
Skuat Bhayangkara Surabaya United. Copyright: © Indonesiansc
Skuat Bhayangkara Surabaya United.

BSU akan menjamu Persegres yang datang ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (21/07/16) sore, dalam keadaan terluka.

Mereka menderita dua kekalahan beruntun, setelah meraih kemenangan mengejutkan 2-1 dari Persib Bandung, Agus Indra Kurniawan cs jeblok justru harus tersungkur dua kali. Adalah Persiba Balikpapan (5-3) dan Madura United (2-1) yang membuat Persegres jadi pecundang.

Sementara kondisi berbeda dialami tim tuan rumah. Usai takluk dari Madura United (0-1), BSU bangkit dengan memetik kemenangan atas Bali United (3-1) dan Mitra Kukar (3-2).

Kondisi itulah yang membuat BSU diprediksi membungkam Persegres dengan mudah. Apalagi, Persegres datang dengan rekor sebagai tim yang terbanyak kebobolan yakni 21 kali. Namun, anggapan itu dibantah asisten manajer BSU Agus Setiawan.

"Persegres mungkin dua kali kalah beruntun dan juga kebobolan paling banyak, tapi, kami tekankan kepada pemain agar tidak meremehkan lawan. Kami akan berupaya semaksimal mungkin, karena tujuan para pemain tiga angka untuk memperbaiki peringkat di klasemen," ujarnya dalam sesi jumpa pers di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

"Pemain belum stabil menjaga konsistensi, bukan karena kurangnya rangsangan bonus. Melainkan, lantaran kami banyak diperkuat pemain muda yang secara emosi labil. Namun, setelah dari Kalimantan, anak-anak motivasinya sudah tinggi," imbuh perwira menengah dengan satu melati di jajaran Polda Jatim ini.

Apa yang diungkapkan Kasie Sarana dan Angkutan Ditlantas Polda Jatim tersebut, diamini arsitek BSU Ibnu Grahan.

Mantan pelatih Persebaya 1927 ini menilai sepakbola tidak bisa bergantung pada statistik semata. Ibnu menyatakan pemimpin klasemen pun masih bisa terjungkal oleh tim dari dasar klasemen.

"Secara umum, kekuatan seluruh kontestan TSC itu merata. Peringkat dalam klasemen tidak bisa jadi acuan. Dalam sepakbola, selain dibutuhkan teknik, taktik dan fisik, juga perlu keberuntungan. Saya kira, dua laga terakhir Persegres tidak beruntung. Makanya, kami tetap waspada di laga nanti," jlentreh Ibnu.

Menghadapi derby Jatim ini, The Great Alligator tidak dapat diperkuat Indra Kahfi karena akumulasi kartu. Sementara kondisi Khairallah Abdelkbir dan M. Fatchurohman tidak fit. Kabar baiknya, BSU bisa menurunkan pemain berpaspor Timor Leste, Paulo Helber.

Situasi ini membuat pelatih Ibnu Grahan memungkinkan untuk rotasi pemain. Suroso dan Sahrul Kurniawan disiapkan untuk menggantikan Kahfi.

Dany Saputra juga bisa dimainkan sebagai pelapis Fatchurohman. Sedangkan untuk posisi Abdel, Ibnu bisa menurunkan Wahyu Subo Seto atau Ilham Udin Armaiyn.

"Akan ada rotasi, cuma tidak frontal. Kami lihat kondisi masing-masing pemain menjelang pertandingan," tutupnya.