Hal ini seperti diutarakan oleh asisten pelatih Alfred Riedl, Wolfgang Pikal. Bagi Pikal, dengan dibatasi hanya dua pemain membuat Riedl akan sedikit mengalami kesulitan dalam membentuk kerangka tim.
“Kita sudah dengar masalah dua pemain itu. Dengan pilihan itu kita tetap optimis untuk bikin tim bagus,” ucap Wolfgang Pikal kepada INDOSPORT.

Wolfgang Pikal saat memberikan arahan kepada para pemain tim nasional Indonesia
“Memang sebetulnya idealnya itu 3 pemain untuk kita ambil. Sebab nanti masalahnya di kiper. Sekarang kalau kita satu kiper dari tim Arema, berarti sisa satu pemain. Harusnya dua plus kiper tak masalah," jelas Pikal.
Meski begitu, dengan keputusan tersebut Pikal bersama Riedl mengaku sudah mencoba beberapa formula pemanggilan pemain. Hal ini untuk tetap membentuk timnas dengan pemain bagus.

Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl
“Sebenarnya tidak susah. Kemarin kita juga sudah diskusi bagaimana caranya. Intinya kita harus tetap optimis dapat membentuk tim yang bagus,” beber Pikal.
Memang sebelumnya PT GTS selaku operator Torabika Soccer Championship 2016 telah melakukan pertemuan dengan perwakilan klub. Dalam pertemuan tersebut menghasilkan bahwa Timnas hanya dapat mengambil 2 pemain.
“Kita sepakat ambil opsi dengan melepas 2 pemain. Dan tim harus rela melepas pemainnya untuk bela timnas. Pengambilan 2 pemain dengan alasan agar tim tidak dirugikan karena roda kompetisi tetap berjalan,” jelas Joko Driyono selaku Direktur utama PT GTS beberapa waktu lalu.