Celtic langsung tampil menekan di awal pertandingan dengan melancarkan serangan-serangan cepat ke pertahanan Leicester. Namun, kehadiran Nampalys Mendy dan Danny Drinkwater di lini tengah membuat tim tuan rumah kesulitan menembus melalui sisi tengah.
Sulitnya masuk ke area tengah pertahanan membuat Brendan Rodgers memaksa timnya bermain melebar. Dalam percobaan itu Patrick Roberts menjadi motor serangan.
Walupun bermain lebih bertahan, Leicester bukan serta merta tanpa perlawanan. Tim besutan Claudio Ranieri ini mampu membuat peluang mencetak gol lewat serangan balik. Namun, hingga babak pertama usai tidak ada gol yang tercipta dari kedua tim.
Di babak kedua Leicester mampu mengejutkan tim tuan rumah. Aksi Mahrez yang melakukan tusukan dari sisi kanan membuat mampu merobek gawang Celtic pada menit 46. The Foxes pun unggul 1-0.
Setelah tertinggal 0-1 Celtic dengan cepat mencoba menyamakan kedudukan. Leigh Griffiths berulang kali mengancam lini pertahanan Leicester, namun kokohnya barisan belakang lawan membuatnya sulit menyamakan skor.
Akan tetapi, usaha Celtic baru membuahkan hasil pada menit 59 melalui tendangan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Eoghan O'Connell. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Usai gol tersebut, tensi pertandingan berjalan semakin menarik. Namun, Leicester masih menerapkan taktik yang sama dengan permainan bertahan dan sesekali melakukan serangan balik.
Alhasil, hingga babak kedua usai skor 1-1 tetap bertahan. Pertandingan pun berlanjut ke babak adu penalti. Pada kesempatan ini Leicester keluar sebagai pemenang adu penalti dengan skor 6-5.
Susunan Pemain:
Celtic FC: Craig Gordon, Emilio Izaguirre, Scott Brown, Leigh Griffiths, Moussa Dembele, Stuart Armstrong, Saidy Janko, Mikael Lustig, Patrick Roberts, Callum McGregor, Eoghan O'Connell.
Leicester City: Ron-Robert Zieler, Danny Drinkwater, Wes Morgan, Marc Albrighton, Daniel Amartey, Demarai Gray, Leonardo Ulloa, Riyad Mahrez, Nampalys Mendy, Ben Chilwell, Luis Hernandez.