Bermain di Stadion Bangakalan Madura, Skuat Macan Kemayoran seakan tidak dapat berbuat banyak kala menghadapi Laskar Sape.
Di mana gawang Persija yang dikawal Reki Rahayu berhasil dikoyak tiga gol yang masing-masing hadir dari Pablo Rodriguez menit 10 penalti, Nurcahyo di menit ke-79 nurcahyo, serta menit ke-90 Dane Milovanovic.
Mengomentari hasil ini, pelatih Persija Jakarta, Paulo Camargo mengaku tengah dalam kondisi sulit. Terlebih, kondisi skuatnya dinilai tidak sekomplit Madura United.
"Pertandingan yang sulit buat Persija Jakarta, Madura main bagus dan kompak," ucap Camargo selepas laga.
Klub berjuluk Macan Kemayoran ini selalu gagal mendapatkan poin penuh sejak pekan ke-7, terakhir mereka berhasil memetik kemenangan pada pekan ke-6 saat melawan PS TNI dengan skor 1-0 melalui gol dari Ade Jantra pada tanggal 10 Juni lalu.
Artinya sudah lebih dari satu bulan mereka belum pernah memetik kemenangan, hingga membuat sang pelatih, Paulo Camargo berharap agar para fansnya yang dikenal dengan nama Jakmania tidak berhenti memberikan dukungan.
"Saya akui kami dalam kondisi sulit, di mana kami hanya punya dua pemain asing. Namun meski kami tengah sulit, saya berharap semua pihak dan suporter untuk tetap mendukung kami keluar dari situasi ini," jelas pelatih asal Brasil tersebut.
Hal senada juga dilemparkan oleh palang pintu Persija, Andik Rendika Rama. Dimana ia menilai semua butuh proses untuk kembali bangkit.
"Saya memang senang dapat terus dipercaya pelatih untuk bermain. Tapi kami harus kembali dan butuh dukungan semua karena semuanya butuh proses," tambah Rama.
Dengan kekalahan ini membuat Persija semakin terjerembab di deratan bawah Klasemen Torabika Soccer Championship 2016 dengan menempati posisi ke-13.
Hasil ini masih dapat membuat mereka turun lebih jauh, menyusul banyak klub lain yang belum melakoni pekan ke-12 ini. Sementara dari pihak Madura United sementara berhasil membawa mereka mengisi posisi puncak.