Torabika Soccer Championship 2016

Pelatih Persela Sebut Tak Mudah Kalahkan PBFC

Senin, 25 Juli 2016 03:10 WIB
Editor: Yohanes Ishak
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Sutan Harhara (kiri) dan Kristian Adelmund. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Sutan Harhara (kiri) dan Kristian Adelmund.

Sutan Harhara menyebut semua pemainnya sudah bekerja keras meraih kemenangan, ia juga tak mau menanggapi soal kegagalan Herman Dzumafo Epandi saat menyelesaikan eksekusi penalty.

Sutan begitu sumringah dengan hasil gemilang yang kembali diraih anak asuhnya. Tambahan tiga poin pun sedikit mengangkat posisi Persela dengan beranjak dari juru kunci klasemen TSC, menggeser PS TNI lewat keunggulan hanya dengan satu angka.

"Kemenangan ini tak mudah, anda lihat sendiri jalannya pertandingan yang sangat ketat," ujar Pelatih Persela, Sutan Harhara seusai pertandingan di Stadion Surajaya Lamongan.

Lebih lanjut, berbeda dengan komentar dari pelatih PBFC sebelumnya, Dragan Djukanovic yang menilai kecewa dengan kinerja wasit, Sutan pun mengaku tak melihat ada yang janggal dari kepemimpinan Wasit Maulana Nugraha, seperti hadiah penalti dan berbagai pelanggaran yang diberikan ke timnya.

"Semuanya lancar tak ada yang aneh. Terpenting, kami sudah mengamankan tiga poin di kandang," imbuh eks Pelatih PSMS Medan tersebut.

Ditanya terkait kegagalan penalti Herman Dzumafo Epandi, Sutan berkilah bahwa striker andalannya itu hanya kurang beruntung. Persela memang sebenarnya bisa memperlebar keunggulan terhadap PBFC di menit ke-70.

Sayangnya, eksekusi penalti Dzumafo melenceng tipis di kanan gawang Dian Agus Prasetyo, setelah sebelumnya gol penaltinya dianulir lantaran terjadi pelanggaran di dalam kotak penalti.

Ia pun lebih antusias dalam membahas kontribusi Dzumafo secara keseluruhan yang berimbas pada performa Persela.

"Dzumafo bagi saya adalah kontributor besar bagi kesuksesan tim ini. Dia hanya kurang beruntung dan itu tidak jadi masalah," pungkasnya.