Langkah itu dilakukan setelah mereka sukses mengawal Persebaya dalam sidang niaga di Pengadilan Negeri Surabaya, 30 Juni 2016 lalu.
Bonek dikabarkan akan ke Jakarta pada awal Agustus mendatang, hal itu dilakukan karena merasa jengah dengan perlakuan PSSI yang selama ini menganaktirikan Persebaya. Pihak Bonek juga menegaskan bahwa mereka siap menghadap presiden jika keinginan dan aksi mereka tidak mendapatkan tanggapan.
“Kita akan juga akan mengadu ke presiden, dimana letak keadilannya. Sekarang ini tim-tim yang sengaja di telantarkan PSSI mulai bangkit seperti Persema, Persebaya dan lainnya,” ujar koordinator aksi, Hasan Tiro kepada INDOSPORT.

Hasan Tiro akan mengawal Bonek yang melaksanakan aksi geruduk Jakarta.
Pentolan Bonek tersebut juga menyatakan kekecewaannya terhadap induk sepakbola, PSSI yang dinilai seakan menghalangi kebangkitan Persebaya 1927. Hal tersebut membuat Bonek akan terus mengawal tim kesayangannya termasuk di KLB awal Agustus mendatang.
“Kalau memang masih seperti ini kita akan terus tuntut sekalian nanti pas KLB, biarpun sudah menang di pengadilan dan PSSI masih ada orang lama yang tidak setuju dengan kebangkitan Surabaya tetap saja cukup sulit,” tegas Hasan Tiro.
Saat ini Bonek dikabarkan tengah melakukan aksi penggalangan dana demi mendukung dan berangkat langsung ke ibukota dalam aksi Geruduk Jakarta.