Sebagaimana diketahui, sudah lima hari pasukan tim nasional U-19 melakukan seleksi. Meski begitu, Eduard Tjong sebagai pelatih kepala menilai progres yang dilihat masih belum terlihat signifikan.
"Untuk hari ini memang untuk progres pemain dalam hal kerjasama belum terlihat. Mungkin memang karena kita dari awal fokus pada latihan berat dan fisik yang high," ucap Eduard saat ditemui di lapangan Natonal Youth Training Center, Bojongsari, Depok.
"Memang kalau team work kita belum lihat. Tapi kalau semangat juang dan keberanian dengan lawan sudah ada," sambungnya.

Pelatih timnas U-19 Eduard Tjong dan pelatih kiper Hermansyah (tengah) berduiskusi sebelum seleksi dimulai.
Memang fisik menjadi fokus utama yang dibenahi oleh mantan pelatih OS TNI ini. Hal ini memang dikarenakan untuk mengejar waktu persiapan yang sangat minim.
"Kita memang mulai dari level yang tinggi. Tapi saya tidak asal mulai, sebelumnya saya sudah lakukan tes Vo2Max dan memang mereka siap di kevel tersebut. Kalau tidak ada data yang data pemain ini cedera semua," kata pelatih yang akrab disapa Edu itu.

Pemain timnas ketika sedang melakukan tes fisik.
Dari lima hari menggelar seleksi, pelatih yang kerap disapa Edu ini sudah melakukan pencoretan terhadap enam pemain. Dia menilai pemain yang dicoret memang tidak dapat mengikuti level yang ia terapkan.
"Untuk saat ini memang masih enam. Seiring jalan kita akan lihat terus dan akan kita lepas juga," tutupnya.