Madura United mengusung misi kemenangan saat menghadapi Persipura. Tiga poin akan membawa Sapeh kerab menggeser posisi Arema Cronus di puncak klasemen sementara TSC 2016.
Saat ini, baik MU maupun Arema sama-sama mengoleksi 27 poin. Namun, tim Singo Edan menang selisih gol dengan surplus 12 gol (15-3) dibanding perolehan MU yang hanya surplus 8 gol (20-12).

Skuat Madura United FC.
Meski begitu, tidak mudah bagi MU untuk mengalahkan Persipura. Tim Mutiara Hitam memiliki sederet catatan apik di laga away. Dari 6 pertandingan yang sudah dilakoni Boaz Solossa Cs, sebanyak 10 poin berhasil direbut lewat tiga kemenangan di markas Persela Lamongan, PS TNI dan Pusamania Borneo FC, serta menahan imbang Arema Cronus.
"Satu tantangan besar untuk melawan Persipura yang beberapa kali menjuarai kompetisi," ungkap pelatih MU, Gomes De Oliviera.
Gomes de Oliviera tak merasa tertekan dengan beban target tiga angka atas tim yang meraih tiga kali memenangi trofi Indonesia Super League (ISL) tersebut. Padahal, Persipura punya rekam jejak yang ciamik dalam dua lawatan ke Madura.
Persipura mampu memperoleh 4 poin lewat kemenangan telak 3-0 di musim 2013, dan skor imbang 2-2 di musim berikutnya. Saat itu, MU masih bernama Persepam Madura United.
"Saya justru bersyukur atas target yang diberikan oleh manajemen, karena itu memang sebuah keharusan," kata mantan pelatih Persiram Raja Ampat tersebut.
"Situasi tekanan seperti itu, apalagi bermain di hadapan publik sendiri akan menambah semangat bertanding kami," lanjutnya.