Bertanding di Subhub Center, California, Amerika Serikat, Minggu (31/07/16), Leicester justru dipaksa untuk bermain bertahan oleh PSG. Beberapa kali anak asuh Unai Emery coba menciptakan peluang dari sisi kiri dan kanan lapangan permainan.
Edison Cavani yang didaulat sebagai penyerang tunggal pun langsung memberi ancaman langsung ke gawang Leicester di menit ke-11. Menerima umpan terobosan dari David Luiz, penyerang asal Uruguay itu masuk ke kotak penalti The Foxes.
Sayang, Morgan yang terus menempel ketat membuat Cavani belum maksimal untuk dapat membobol gawang Leicester.
Ketika laga sudah berjalan 25 menit, sebuah hadiah penalti diberikan oleh wasit kepada PSG setelah Schmeichel yang berusaha menghalau bola justru menjatuhkan Ikone di kotak terlarang.
Cavani yang menjadi eksekutor pun sukses melesakkan tendangan keras dan membuat PSG sementara unggul 1-0 atas Leicester.
Menjelang berakhirnya babak pertama, PSG kembali sukses memaksa Schmeichel memungut bola dari gawangnya.
Kali ini gol PSG datang dari Jonathan Ikone yang sukses memanfaatkan umpan silang dari Thomas Meunier yang berasal dari sisi kiri gawang Leicester. Skor 2-0 untuk keunggulan PSG pun menutup jalanya pertandingan di babak pertama.
Tertinggal dua gol di babak pertama,membuat tim besutan Claudio Ranierri terus mencari peluang untuk dapat mengejar ketertinggalan. Namun Ulloa dan Okazaki yang berada di lini serang selalu mengalami kebuntuan saat berhadapan dengan bek PSG.
Niat Leicester untuk mengejar ketertinggalan pun semakin sulit ketika PSG kembali mencetak gol ke gawang mereka saat laga sudah memasuki menit ke-64.
Bola hasil umpan silang yang diberikan Maxwell mampu disundul dengan baik oleh Lusas Moura yang menunggu di depan gawang. Skor 3-0, PSG jauh unggul atas Leicester.
Meski sudah unggul jauh, PSG masih belum menurunkan tempo serangannya. Kondisi mereka yang tertinggal. Mereka pun diuntungkan karena para pemain Leicester mulai kehilangan semangat bermain untuk mengejar ketertinggalan.
Hasilnya di akhir waktu normal, tepatnya di menit ke-90, PSG sukses menambah pundi-pundi golnya melalui Odsone Edouard yang mampu menyempurnakan umpan dari Lorenzo Callegari. Skor 4-0 untuk keunggulan PSG pun menutup jalannya pertandingan.
Dengan hasil ini, PSG sukses meraih tiga poin, sementara Leicester harus berlapang dada karena gagal meraih poin.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Paris Saint-Germain (4-5-1): Areola; Meunier, Luiz, Kimpembe, Maxwell; Di Maria, Pastore, Motta, Stambouli, Ikone; Cavani.
Cadangan: Callegari, Trapp, Silva, Verratti, Moura, Aurier, Kurzawa, Ben Arfa, Edouard, Krychowiak, Rabiot, Nkunku, Georgen, Deschamps.
Pelatih: Unai Emery
Leicester City (4-4-2): Schmeichel; Hernandez, Huth, Morgan, Chillwell; Mahrez, Mendy, Amartey, Schlupp; Ulloa, Okazaki.
Cadangan: Musa, Zieler, Drinkwater, King, Albrighton, Simpson, Gray, Wasilewski, Fuchs.
Pelatih: Claudio Ranieri.