Seharusnya, Pusamania menghadapi Perseru Serui dalam lanjutan Torabika Soccer Championship. Namun pertandingan batal terjadi, karena Pusamania tidak kunjung datang ke Serui. Pusamania pun pasrah jika dinyatakan kalah WO.
"Kami minta kebijaksanaan PT GTS karena situasi ini sebenarnya juga tidak kami inginkan. Namun, mereka berbeda pandangan dengan berbagai alasan. Oleh sebab itu jika kita tidak juga datang, kita katanya bakal dinyatakan kalah WO," ujar Nabil.

Nabil Husein Said Amin, Presiden Pusamania Borneo FC.
"Terus terang, kami pun tidak ingin dihadapkan dengan kondisi seperti ini. Saya juga bingung, kenapa aturan sama sekali tak bisa diubah terhadap kami. Sementara di tempat lain, ada pertandingan yang diundur dengan alasan situasional juga," sambung Nabil.

Nabil Husein Said Amin, Presiden Pusamania Borneo FC gagal mendapatkan tiket untuk timnya.
Menurut Nabil, tiket untuk penerbangan ke Serui sebenarnya sudah dicari sepekan sebelum keberangkatan. Namun sampai sekarang tiket yang kami inginkan tak tersedia. Kalaupun ada, hanya tersedia satu atau dua tiket saja.
"Dan sedadar diketahui, harga tiketnya sangat mahal. Bahkan nyars setara harga motor matic", terang Nabil, sebagaimana dilansir dari situs resmi klub.