Beberapa Anggota Polda Jatim Kawal Bonek Berangkat ke Jakarta

Senin, 1 Agustus 2016 15:52 WIB
Kontributor: Fajar Kristanto | Editor: Tengku Sufiyanto
© Kurni/Indosport
Ratusan kelompok suporter Bonek sudah memadati Stasiun Gubeng, Surabaya, Senin (01/08/16). Copyright: © Kurni/Indosport
Ratusan kelompok suporter Bonek sudah memadati Stasiun Gubeng, Surabaya, Senin (01/08/16).

Ratusan kelompok suporter Bonek sudah memadati Stasiun Gubeng, Surabaya, sejak pagi tadi. Guna mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, pihak keamanan Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya menerjunkan ratusan personilnya di Stasiun Gubeng.

Namun, satu jam jelang keberangkatan kereta api Gaya Baru, pendukung fanatik Persebaya 1927 tersebut gagal masuk ke stasiun. Tak mau buang waktu, perwakilan Bonek melakukan audiensi dengan kepolisian dan pihak Daop 8.

Sekitar pukul 11:59 WIB, diputuskan Bonek pemegang tiket diizinkan berangkat oleh pihak kepolisian. Tetapi dengan syarat melepas atribut selama perjalanan.

"Kami tidak menghalang-halangi. Mereka kami sterilkan apakah berangkat memiliki karcis atau tidak. Selain itu, mereka kami suruh untuk melepas atribut selama perjalanan ke Jakarta," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes RP Argo Yuwono.


Perwakilan Bonek melakukan audiensi dengan kepolisian dan pihak Daop 8.

Diperkirakan ada tiga gelombang yang berangkat menuju Jakarta pada hari ini. Selain di Gubeng, Bonek juga berangkat melalui Stasiun Pasar Turi. Dari data yang dihimpun, pada gelombang pertama tercatat 101 Bonek telah berangkat.

Untuk keberangkatan sore ini, sekitar 18 orang dan gelombang terakhir yang berangkat malam hari dari Stasiun Pasar Turi sekitar 400 Bonek.

"Kami akan mengawal mereka selama perjalanan. Kami menurunkan satu grup aparat keamanan yang berpakaian dinas lengkap dan beberapa ada yang berpakaian sipil pada setiap gerbong yang di tempati Bonek," ujar Argo Yuwono.

"Alhamdulillah, Bonek sudah berkomitmen untuk menjaga ketertiban selama perjalanan ke Jakarta," tutupnya.

Seperti diketahui, kedatangan Bonek ke Jakarta untuk menuntut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan PSSI guna memberikan rekomendasi dan keabsahan Persebaya 1927 (Persebaya Surabaya). Mereka juga meminta Persebaya Surabaya kembali aktif di persepakbolaan Indonesia.

Bonek pun akan memantau jalannya Kongres Luar Biasa PSSI di Hotel Mercure Ancol, 3-5 Agustus 2016. Pasalnya, PSSI baru akan membahas soal kemenangan Persebaya 1927 dalam KLB, yakni dengan meninjau legalitas dan verifikasi keanggotaan klub kesayangan Bonek tersebut.

Hal tersebut dilakukan atas dasar keputusan persidangan niaga di Pengadilan Negeri Surabaya, 30 Juni 2016. Kala itu, Persebaya 1927 melalui PT Persebaya Indonesia akhirnya memenangkan gugatan keabsahan label klub asal kota Surabaya dari PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) yang notabennya Surabaya United.

Artinya, PT MMIB tak diperbolehkan lagi menggunakan nama, logo, dan sebagainya yang mencirikan Persebaya.

246