Sebagaimana diketahui, PSSI akhirnya menyetujui permintaan sejumlah pihak termasuk Kelompok-85 (K-85) untuk mengadakan KLB demi menentukan Ketum PSSI yang baru menggantikan La Nyalla Mattalitti.
Pemerintah pun berjanji tidak akan melakukan intervensi demi kelancaran berlangsungnya acara pemilihan tersebut.

Gatot S. Dewa Broto, Demis Djamaoeddin, Tony Apriliany dan Bambang Nurdiansyah.
"Kami menginginkan KLB sukses, pemegang suara juga demikian,” kata Deputi IV Bidang Olahraga Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto.
“Yang jelas voter tidak perlu khawatir karena pemerintah tidak akan campur tangan, itu hak sepenuhnya pemegang suara," sambungnya, seperti diberitakan Antara.
Lebih lanjut, Gatot menyatakan pemerintah mengharapkan reformasi sepakbola Indonesia secara total dapat terjadi dalam KLB PSSI mendatang.
"Harapan kami KLB bisa mereformasi sepakbola secara total seperti amanat Presiden Joko Widodo," ujarnya.