Babak Pertama
Meski tampil dengan dominasi pemain muda, Barcelona tetap mampu menguasai jalannya pertandingan saat melawan Leicester City dalam 15 menit pertama.
Beberapa kali serangan dibangun oleh Lionel Messi dan Luis Suarez membuat lini pertahanan Leicester City harus bekerja keras.
Memasuki pertengahan laga, Leicester mampu melakukan serangan balik melalui aksi individu Riyad Mahrez dan Jamie Vardy. Sayangnya solidnya para pemain bertahan El Barca tak mampu membuat mereka mendapatkan gol.
Pada menit ke-27, Blaugrana sukses mencuri gol lebih dulu, lini pertahanan The Foxes yang terlalu menjaga ketat Messi membuat rekannya, Munir El Haddadi tak terkawal. Penyerang Argentina ini pun memberikan umpan matang sehingga Munir dengan mudah berhasil mencetak gol.

Hanya melewati 8 menit, Barca kembali sukses menggandakan keunggulan. Kali ini datang dari Luis Suarez yang mampu mengacak-acak lini pertahanan Leicester, sebelum mencetak gol dengan melakukan dua nutmeg.
Unggul 2-0 membuat Barca semakin perkasa, jelang turun minum, Munir kembali mencantumkan namanya di papan skor.
Gol ini sekaligus menjadi penutup di babak pertama dengan skor 3-0 untuk keunggulan Barcelona di babak pertama.
Babak Kedua
Usai turun minum, Leicester nyaris mengganti seluruh tim mereka di babak pertama, sementara Barcelona hanya mengganti dua pemain di awal babak kedua.
Pergantian yang dilakukan oleh pelatih Leicester, Claudio Ranieri terbukti jitu, laga baru menjalani dua menit di paruh babak kedua, mereka mampu mempertipis ketertinggalan menjadi 1-3 melalui pemain anyar mereka, Ahmed Musa memanfaatkan umpan dari Shinji Okazaki.
Pada babak kedua ini, The Foxes mulai tampil memanas dengan memberikan tekanan kepada Barca yang menurunkan tempo permainan mereka. Hasilnya kembali terbukti, memasuki menit ke-66 Musa kembali menggandakan golnya sekaligus semakin memperkecil skor menjadi 2-3.

Gol dari pemain muda tersebut membuat Leicester semakin membara untuk mengejar ketertinggalan, namun upaya mereka untuk menyamakan kedudukan justru menjadi blunder.
Hal itu dikarenakan Barca kembali memperlebar kedudukan menjadi 4-2 melalui pemain pengganti, Rafael Mujica Garcia.
Usai gol tersebut kedua tim sama-sama mengurangi tempo permainan mereka, sambil sesekali mencoba untuk melakukan serangan.
Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada lagi gol yang tercipta. Skor 4-2 berakhir untuk keunggulan Barcelona.
SUSUNAN PEMAIN:
Barcelona
Masip (Martinez 82’); Vidal (Mascherano 46’), Camara (Nili 77’), Mathieu, Marlon (Busquets 46’); Turan (Samper 62’), D. Suarez (Mujica 78’), Roberto; Munir (Carbonell 77’), Suarez (Alfaro 77’), Messi (Alena 62’)
Cadangan: Aurelio, Nili, Mascherano, Alena, Martinez, Mujica, Alfaro, Busquets, Samper, Carbonell
Pelatih: Luis Enrique
Leicester City
Zieler; Simpson (Amartey 62’), Chilwell (Fuchs 46’), Huth (Hernandez 46’), Morgan (Wasilewski 46’); Albrighton (Kapustka 63’), Gray (Musa 46’), King (Mendy 46’), Drinkwater; Mahrez (Okazaki 46’), Vardy (Schlupp 46’)
Cadangan: Schmeichel, Ulloa, Schlupp, Musa, Mendy, Kapustka, Hernandez, Okazaki, Wasilewski, Fuchs, Amartey
Pelatih: Claudio Ranieri