Langkah strategis akan dilakukan Arema Cronus saat jeda kompetisi TSC akhir Agustus nanti. Meski putaran pertama tinggal menyisakan 3 laga lagi, namun manajemen beserta tim pelatih Singo Edan sudah berancang-ancang untuk melakukan evaluasi tim.
Seperti halnya tim lain, upaya evaluasi itu tetap akan menyoroti kinerja keempat pemain asing. Hal itu karena para pemain asing memiliki standar gaji lebih tinggi daripada pemain lokal, sehingga dituntut untuk lebih baik.

“Setidaknya mereka (pemain asing) harus sesuai ekspektasi kami sejak awal direkrut. Karena pada dasarnya, pemain asing harus lebih baik dari pemain lokal,” kata General Manajer Arema, Ruddy Widodo.
Sementara hingga akhir putaran pertama, Arema masih menyisakan tiga laga diantaranya melawan Sriwijaya FC (14/08/16).
“Makanya di tiga laga sisa nanti, mereka (pemain asing) akan kami soroti agar tidak masuk daftar pencoretan,” jelasnya.

Meski menitikberatkan pada performa pemain asing, namun manajemen juga tak menutup mata terhadap bongkar pasang pemain lokal.
“Evaluasi menyeluruh pasti kami lakukan, termasuk pemain lokal,” tambahnya.
“Kami harap mereka akan semakin terlecut untuk membuktikan kepantasan menjadi anggota tim ini di putaran kedua,” tutup Rudy.
Berikut 26 Pemain Arema Cronus dan Kontribusinya:
Kiper: Kurnia Meiga Hermansyah (14/-4) dan I Made Wardana (1/-1).
Bek: Hamka Hamzah (14/3), Goran Gancev/Macedonia (11/1), Ryuji Utomo Prabowo (6/1), Beny Wahyudi (12/0), Johan Ahmat Farisi (13/1), Syaiful Indra Cahya (6/0), Junda Irawan (0/0).
Gelandang: Esteban Vizcarra/Argentina (13/1), Srdan Lopicic/Montenegro (9/1), Raphael Maitimo (13/1), Juan Revi Auriqto (8/0), Fery Aman Saragih (11/0), Hendro Siswanto (7/0), Arif Suyono (3/1), Ahmad Bustomi (0/0), Okky Derry Andryan (0/0), Dio Permana (0/0)
Penyerang: Cristian Gonzales (11/4), Gustavo Giron/Australia (10/2), Sunarto (11/1), Dendy Santoso (1/0), Antoni Putro Nugroho (6/0), Ahmad Nufiandani (5/0), Febri Setiadi Hamzah (2/0)
Keterangan angka: Caps/gol hingga pekan ke-14