BOPI Isyaratkan Dukung Bos PS TNI Jadi Ketua Umum PSSI

Selasa, 9 Agustus 2016 22:04 WIB
Editor: Yohanes Ishak
 Copyright:

Hasil KLB pada 3 Agustus lalu menetapkan bahwa wakil ketua umum II, Hinca Panjaitan menjadi pelaksana tugas sementara ketua umum PSSI hingga kongres pemilihan 17 Oktober mendatang. Meski demikian, sejumlah voters (pemilik hak suara) yang tergabung dalam Kelompok 85 sudah mengusung calon ketua umumnya yakni Presiden Direktur PS TNI, Letnan Jendera Edy Rahmayadi.

Hal tersebut pun ditanggapi secara positif oleh BOPI selaku badan yang berwenang melakukan pembinaan, pengembangan, pengawasan dan pengendalian terhadap setiap kegiatan olahraga profesional Indonesia, yang menyatakan sudah saatnya PSSI dipimpin seseorang dengan kemampuan disiplin tinggi, mengingat kondisi induk sepakbola Tanah Air saat ini tidak berada di level terbaiknya.

“Saya pikir sudah saatnya PSSI ditangani oleh figur yang disiplin, hal ini bisa membantu membentuk pondasi dan landasan yang kuat untuk PSSI dan sepakbola ke depannya. Saya pikir dengan situasi yang seperti sekarang itu pilihan yang tepat,” ujar Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho saat ditemui awak media di Kantor Kemenpora.

Akan tetapi, Sekjen BOPI tersebut mengingatkan agar jika nantinya terpilih, Presdir PS TNI, Letjen Edy Rahmayadi tidak terlalu lama menjabat jika terpilih menjadi ketua umum PSSI. Kehadiran sosok yang diusung oleh K85 iyu diharapkan mampu menyatukan semua elemen di tubuh federasi itu.

“Meski demikian, saya berharap agar tidak terlalu lama menjabat jika memang ada kesempatan tersebut. Cukup satu-dua tahun, jangan sampai dua periode. Itu untuk membantu menyatukan kepentingan-kepentingan yang ada di PSSI. Kalau terlalau lama juga kesannya kaku, karena kan basic-nya militer,” tandas Heru Nugraha.

Sejauh ini, menjelang kongres pemilihan ketua umum PSSI Oktober mendatang baru ada dua nama yang dikabarkan akan maju sebagai calon ketua umum yakni Presdir PS TNI, Letjen Edy Rahmayadi yang diajukan oleh K85 dan Kurniawan Dwi Yulianto yang diusung oleh APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia).

51