Turnamen kontinental pertama akan direbutkan oleh juara tiga kali beruntun Liga Europa, Sevilla, dengan peraih Undecima alias trofi ke-11 Liga Champions, Real Madrid. Dalam laga itu tim besutan Zinedine Zidane lebih diunggulkan, karena bermaterikan bintang-bintang dunia.
Akan tetapi, Sevilla juga tak dapat dipandang sebelah mata. Meski tak lagi dilatih Unai Emery, dan kini dibesut oleh Jorge Sampaoli. Kualitas bermain Los Nervionenses tidak menurun, dan hal itu bisa dibuktikan dengan enam kemenangan beruntun di laga pramusim.
Sevilla menang atas River Plate (3-1), Santa Fe (2-1), Sandhausen (2-1), Mainz (1-0), St Pauli (2-1), dan Granada (2-0). Tak hanya itu, manajemen juga bertindak cepat menggantikan pemain-pemain yang sudah hengkang seperti Kevin Gameiro, Ever Banega, Coke, dan Grzegorz Krychowiak.
Manajemen mendatangkan Franco Vazquez, Luciano Vietto, Pablo Sarabia, dan Matias Kranevitter, hingga kualitas tim tetap terjaga. Berdasarkan fakta-fakta tersebut, Sampaoli pun menegaskan kepada Daniel Carrico dan kawan-kawan, agar tidak merasa inferior saat menghadapi Madrid.
“Kami harus berani dan menentang Real Madrid. Saya tidak akan menerima tim didominasi saat bertanding (oleh Madrid), dari segi bermain – itu sangat tidak menyenangkan. Tim ini akan butuh waktu (beradaptasi), tapi yang terpenting adalah apa yang kami percaya,” tegas eks pelatih Timnas Cile, diberitakan Marca, Selasa (09/08/16).
Sevilla kian percaya diri menghadapi Madrid, karena Los Merengues bermain tanpa beberapa pemain bintangnya seperti Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Pepe, Keylor Navas, dan Toni Kroos. Namun Sampaoli menegaskan, tak ingin timnya terpengaruh dengan sejumlah absensi pemain Madrid itu.
“Kami tengah menyiapkan laga dengan pemikiran sendiri – cedera mereka (Madrid) takkan memengaruhi hal apapun,” urai Sampaoli. (Arief Hadi Purwono)