Putaran pertama Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 masih menyisakan tiga laga. Tapi, hal itu tak menghalangi Persegres untuk segera berbenah. Penyebabnya apalagi jika bukan karena terpuruk satu tingkat dari dasar klasemen.
Mereka baru saja kedatangan sejumlah calon pemain untuk menyambut putaran kedua. Pada sesi latihan di Stadion Petrokimia, Gresik, terdapat sosok asing yang menarik perhatian. Dia adalah Aitor Ramirez Espejo. Pemain berusia 25 tahun dari Spanyol ini terakhir kali memperkuat Cibao FC yang berkompetisi di Republik Dominika.

Berposisi sebagai gelandang serang dan winger, status Aitor masih trial dan akan dipantau tim pelatih Persegres. "Kami kedatangan empat pemain. Tapi, status mereka itu masih ikut latihan saja, belum tentu juga akan diikat oleh kami. Saat ini, kami lihat saja dulu kemampuan keempatnya," ujar pelatih Persegres, Liestiadi.
Kendati demikian, pelatih asal Medan itu tidak akan tutup mata jika kemampuan Aitor sesuai dengan yang diinginkannya. Selain itu, tidak tertutup kemungkinan jika pemain yang mencatatkan 13 kali penampilan bersama Cibao bakal menggusur posisi Eduardo da Maciel.

Persegres saat berhadapan dengan Mitra Kukar.
Saat ini, Eduardo tengah memulihkan cedera di Brasil. Ia mendapat cedera ketika Laskar Joko Samudro ditahan imbang Mitra Kukar di depan Ultrasmania, beberapa waktu lalu.
"Apabila kemampuan Aitor sesuai dengan yang kami harapkan, tentu saja ada kemungkinan mengikatnya. Atau bahkan menggantikan Eduardo yang tengah menjalani operasi di Brasil. Apalagi, kami belum tahu berapa lama cedera Eduardo akan pulih," jelas Liestiadi.
Sementara itu, media officer Persegres Sahlul Fahmi menyatakan jika Aitor datang karena peran Gabriel Budi yang merupakan agen Eduardo. "Dia datang karena dibawa Gabriel Budi yang juga agennya Eduardo. Selain Aitor, juga ada tiga pemain lokal asal Banyuwangi, Tuban dan Papua. Tapi, yang dari Papua sudah mengundurkan diri karena ibunya meninggal," jelasnya.