Kiper AS Sebut Timnas Swedia Pengecut di Olimpiade

Sabtu, 13 Agustus 2016 13:47 WIB
Editor: Mitjanna Lotusina Rangkuti
 Copyright:

Hope Solo mungkin ingin segera menghapuskan ingatannya tentang Olimpiade 2016. Beberapa kejadian memalukan dialami kiper timnas Amerika Serikat itu.

Tim sepakbola wanita Amerika Serikat harus menelan kekalahan dari Swedia setelah adu penalti di babak perempatfinal, Kamis (11/08/16).

Ini pertama kalinya, tim sepakbola wanita AS tidak lolos ke babak semifinal.


Hope Solo meluapkan emosi setelah kalah di perempatfinal sepakbola Olimpiade 2016.

Solo sangat frustrasi dengan kekalahan ini dan menyurahkan unek-uneknya lewat seorang jurnalis dari ESPN, Grant Wahl.

"Menurut Saya, kami bermain dengan sangat bagus. Lawan kami adalah tim pengecut," kata Solo.

"Swedia tidak menunjukkan sepakbola yang seharusnya indah."


Curahan hati kiper tim sepakbola wanita AS lewat akun Twitter jurnalis ESPN, @GrantWahl.

Dilansir dari CBC Sports, pelatih Swedia Pia Sundhage merespon pernyataan Solo. "Kami adalah pengecut yang memenangkan pertandingan," kata Sundhage.

Sundhage pernah melatih tim nasional AS selama lima tahun, 2007-2012. Dia membawa AS meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012.

Kekesalan Solo mungkin dipengaruhi pula oleh pekan-pekan berat selama berada di Rio de Janeiro.

Di pertandingan pertama, Solo harus mendengar cemoohan dari penonton yang tidak suka dengan unggahannya di media sosial terkait virus Zika.

Wanita 35 tahun itu harus mendengar sorakan 'Ole! Ole! Zika! Zika!' dari penonton.

Menambah daftar kemalangannya, kiper Seattle Reign itu juga melakukan blunder saat Negeri Paman Sam melawan Kolombia.

Tendangan bebas pemain Kolombia dibiarkan Solo lolos ke gawangnya pada pertandingan penyisihan grup G.

"Saya masih percaya tim terbaik tidak menang. Tapi Swedia terus melaju dan kami harus pulang," kata Solo.