Brasil akhirnya mengakhiri penantian panjang dalam meraih emas Olimpiade untuk cabang olahraga sepakbola.
Tim Samba yang telah mengoleksi 5 gelar Piala Dunia, 4 Piala Konfederasi, dan 8 Copa America untuk pertama kalinya meraih emas Olimpiade.
Adalah sang kapten Neymar yang akhirnya menjadi penentu keberhasilan dramatis Brasil atas Jerman.
Selain mencetak gol pembuka, Neymar juga menjadi penentu kemenangan Brasil dalam babak adu penalti.
Babak Pertama
Brasil sempat tertekan oleh tekanan tim Jerman pada menit-menit awal babak pertama. Namun Neymar dkk. perlahan keluar dari tekanan dan balik mengambil alih permainan pada menit ke-15.
Peluang matang Tim Samba datang pada menit ke-20 usai Renato Augusto menyambut umpan sepak pojok rekannya. Namun lini bertahan Jerman sigap menyapu bola keluar area pertahanan.
Upaya Brasil akhirnya berbuah hasil pada menit ke-27 melalui eksekusi tendangan bebas sang kapten, Neymar Jr. Bola sepakan bintang Barcelona meluncur ke sudut kanan gawang Der Panzer dan tak mampu dibendung kiper Jerman, Timo Horn.
Unggul satu gol, skuat Tim Samba semakin bernafsu menyerang. Namun hingga peluit akhir babak pertama berbunyi, skor 1-0 untuk keunggulan Brasil tetap tidak berubah.
Babak Kedua
Memasuki paruh waktu kedua, Brasil kembali memulai start dengan lambat. Alhasil, Jerman balik mendominasi permainan, dan bahkan berhasil mencetak gol balasan pada menit ke-59 melalui gol yang diciptakan oleh pemain tengahnya Max Meyer.
Meyer yang berdiri bebas tanpa pengawalan di kotak pertahanan Brasil, menyambut umpan rekannya Toljan dengan sepakan keras kaki kanannya. Bola yang menyasar gawang Brasil membuat skor berubah menjadi 1-1.
Merasa kecolongan, anak-anak asuh Rogerio Micale kembali menekan. Renato Augusto melakukan tembakan percobaan dari jarak jauh pada menit ke-63. Namun bola hasil tembakannya masih melebar.
Tim Samba mengurung pertahanan Der Panzer di sisa menit pertandingan. Aksi Gabriel Jesus, Luan dan sang kapten, Neymar berkali-kali mengancam gawang Der Panzer.
Namun hingga wasit meniup peluit akhir babak kedua, Neymar dkk. belum berhasil mencuri gol kemenangan. Alhasil, pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan waktu.
Babak Tambahan Waktu
Neymar langsung menginisiasi serangan saat babak tambahan waktu baru berjalan lima menit. Umpan panjangnya dari setengah lapangan permainan mengarah ke Gabriel Jesus yang berdiri bebas di area pertahanan Der Panzer.
Beruntung Julian Brandt bisa dengan cepat menutup pergerakan Jesus dan mengamankan area pertahanan Der Panzer.
Brasil praktis menguasai jalannya babak tambahan waktu pertama dan menghasilkan sejumlah peluang berbahaya. Namun hingga peluit akhir berbunyi Tim Samba belum mampu mencuri gol.
Memasuki babak tambahan waktu kedua, Tim Samba seperti kehabisan tenaga. Alhasil, gantian Jerman yang mengambil alih ritme permainan. Sementara Brasil praktis hanya mengandalkan serangan-serangan balik.
Namun hingga waktu babak tambahan kedua berakhir, kedua tim gagal mencetak gol kemenangan. Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke babak adu penalti.
Brasil akhirnya berhak atas emas Olimpiade Rio 2016 untuk cabang sepakbola usai memenangkan duel adu penalti.
Neymar yang menjadi eksekutor penalti terakhir menjadi penentu kemenangan Tim Samba setelah algojo terakhir Jerman, Nils Petersen gagal melaksanakan tugasnya.
Keberhasilan Neymar dkk. meraih emas Olimpiade menjadi sejarah baru bagi Brasil, yang sepanjang partisipasinya di Olimpiade tak pernah sekalipun memenangkan emas Olimpiade untuk cabang sepakbola.