Torabika Soccer Championship 2016

Mental Jadi Pembenahan Utama Arema Jelang Lawan Persib

Minggu, 21 Agustus 2016 20:51 WIB
Editor: Yohanes Ishak
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Arema Cronus Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Arema Cronus

Tim berjuluk Singo Edan itu memang sedang mengalami grafik menurun saat ini. Dalam liga laga terakhir, Raphael Maitimo dkk hanya mampu meraup 5 poin hasil dari sekali menang, dua imbang dan dua kali kalah.

Tekanan besar tentu saja adalah hasil negatif di tiga laga kandang terbaru, usai ditahan imbang Barito Putera di Kanjuruhan, Arema malah menuai kekalahan dari Pusamania Borneo, setelah sebelumnya sempat mengalahkan Bali United.

"Pemain merasakan tekanan dan tidak bisa tampil lepas di lapangan," tutur Milomir Seslija terkait performa anak asuhnya ketika dikalahkan PBFC, semalam.

Jika dikalkulasi, dalam 10 laga kandang di TSC, tim berlogo kepala singa itu sudah kehilangan potensi 9 poin dengan hanya meraih dua kali seri dan sekali kalah.

"Kami begitu kecewa, karena keinginan meraih poin tidak bisa terpenuhi meski bermain di kandang sendiri," sambungnya.

Oleh sebab itu, Milo menegaskan akan segera mengatasi masalah mental yang menjerat para pemain andalannya. Apalagi, tekanan dari luar akan semakin berat ketika meladeni Persib di depan publik sepakbola Bandung.

"Tentu saja tekanan akan makin berat, Persib kita kenal punya suporter militan yang bisa mempengaruhi mental pemain di lapangan," jelasnya.

Meski begitu, Milo juga sudah bersiap jika pada laga pamungkas di paruh musim itu, timnya akan meraih hasil yang kurang maksimal.

"Tidak masalah, karena di putaran kedua nanti, kesempatan kami besar untuk memperbaiki tim," tutupnya.

Arema Cronus sempat menjadi pemegang puncak klasemen sementara di TSC 2016, namun seiring dengan permainan mereka yang kurang memuaskan, posisi puncak pun kini diambil alih oleh Madura United.