Sekilas, Manchester United boleh sedikit bernafas lega setalah mengetahui lawannya di babak ketiga Piala Liga Inggris 2016/17. Adalah Northampton Town FC, sebuah klub yang sudah naik ke kasta ketiga, siap menjadi tuan rumah yang tak ramah bagi United.
Terlahir sebagai klub profesional 119 tahun yang lalu, rekam jejak Northampton tak bagus-bagus amat di persepakbolaan Inggris.
The Cobblers, julukan Northampton tak sekalipun merasakan manisnya tampil di kompetisi kasta tertinggi di daratan Inggris, Liga Primer Inggris.
Bahkan, sepanjang sejarah, klub yang saat ini dilatih oleh Rob Page hanya berkutat di kasta kedua, ketiga dan keempat liga Inggris.

Pencapaian terbaik Northampton adalah berhasil menjuarai kasta keempat liga Inggris (League Two) sebanyak dua kali yakni pada musim 1986/87 dan musim 2015/16 kemarin.
Jauh sebelum itu, Northampton juga pernah merasakan gelar juara kasta ketiga liga Inggris (League One) pada musim 1962/63. Serta tampil sebagai juara Liga Sepakbola Selatan pada 1908/09.
Pencapaian-pencapaian tersebut tentu sudah sangat lawas. Prestasi yang memang patut dibanggakan Northampton adalah saat menjadi kampiun League Two musim kemarin.
Catatan prestasi itulah yang akhirnya berhasil menjadi modal penting Alex Revell dan kawan-kawan untuk mengarungi kompetisi Piala Liga Inggris musim 2016/17 ini.
Tak tanggung-tanggung, The Cobblers langsung berhasil mempermalukan wakil Liga Primer Inggris, West Bromwich di babak kedua. Northampton menang agregat total 4-3 setelah imbang 2-2 dan menang 2-1.
Hasil itu tentu bakal menjadi pegangan sang pelatih Rob Page jelang menghadapi United yang musim ini tampil semakin garang di bawah asuhan Jose Mourinho serta hadirnya striker tajam Zlatan Ibrahimovic.

Meski begitu, Northampton nantinya bakal berstatus tim kuda hitam. Beban yang tak terlalu berat justru bakal memudahkan Northampton untuk tampil lepas saat menghadapi The Red Devils.
Kandang mereka, Sixfields Stadium diyakini bakal menjadi ‘teror’ untuk Wayne Rooney dan kawan-kawan. Apalagi Northampton akan dipenuhi para pendukungnya yang siap menjatuhkan mental anak asuh The Special One.