Keberhasilan Arsenal mencuri poin kemenangan dari kandang Watford diakui tidak lepas dari penampilan impresif gelandang tengah anyarnya, Granit Xhaka.
Xhaka diyakini telah diboyong ke Emirates Stadium dari Borussia Monchengladbach pada jendela transfer musim panas ini dengan tebusan senilai 30 juta poundsterling atau sekitar Rp520 miliar.
Penampilan gemilangnya berhasil mendapat apresiasi khusus dari sang pelatih, Arsene Wenger. Pelatih asal Prancis itu bahkan tak segan menyandingkannya dengan sosok pesepakbola legendaris Prancis, Emmanuel Petit.

Penampilan impresif Xhaka berkontribusi besar bagi kemenangan Arsenal atas Watford.
"Dia (Xhaka) adalah orang yang sanggup memainkan bola secara alami. Cara bermainnya sedikit mirip dengan karakter bermain Petit," puji Wenger kepada Xhaka selepas pertandingan dikutip Soccerway.
"Dia begitu tenang memberikan bola-bola panjang yang memanjakan dan selalu siaga bertahan di lini tengah. Dia memiliki kombinasi umpan pendek dan panjang yang baik. Karakternya sangat penting bagi lini tengah kami," imbuhnya.
Selebihnya, Wenger juga mengungkapkan jika ia telah mengincar Xhaka sejak pertengahan musim tepatnya pada bulan Desember tahun lalu. Namun keinginannya baru bisa terealisasi pada jendela transfer musim panas ini.
"Kami mencoba mengontraknya pada Desember tahun lalu. Dia punya pengalaman internasional yang meyakinkan. Dia sudah menjadi kapten pada usianya yang masih muda di Monchengladbach yang statusnya bukanlah klub kecil. Kualitas kepemimpinannya sudah teruji," pungkas Wenger.