Hukuman larangan bermain telah diterima oleh kiper cantik Amerika Serikat, Hope Solo. Sanksi ini diputuskan karena Solo telah merusak semangat sportivitas saat memberikan komentar pedas terhadap timnas Swedia.
Penjaga gawang 35 tahun itu memandang rendah Swedia seraya berkata bahwa tim asuhan Pia Sundhage sebagai tim pengecut. Timnas wanita Swedia mengalahkan AS setelah melewati babak adu penalti di ajang Olimpiade Rio de Janeiro, Jumat (12/08/16) lalu.
"Komentar Hope Solo terkait kekalahan dari Swedia tidak bisa diterima dan sangat tak pantas menurut standar tim nasional," kata presiden sepakbola AS Sunil Gulati.
Namun, larangan bermain saja dianggap tidak cukup untuk memberikan Solo hukuman yang sesuai. Manajemen timnas wanita AS memutuskan untuk memecat Solo.

Hope Solo (kiri) bersama suaminya saat mendengar kabar pemecatan dirinya dari timnas AS.
Di dalam sebuah video yang direkam oleh Keeping Score, reaksi Solo menarik perhatian banyak penggemar sepakbola. Video ini baru dirilis sepekan setelah pemecatan terjadi pada Rabu (24/08/16) lalu.
Dilansir dari Daily Mail, Solo mengekspresikan rasa kaget dan marahnya dengan berkata kasar. "Enam bulan larangan bermain tanpa gaji dan sekarang pemutusan kontrak," keluh Solo.
Suami Solo Jerramy Stevens juga terlihat di dalam video seraya mencoba menenangkan sang istri dan memeluknya. "Bagaimana kalian bisa tega melakukan keduanya?," kata Stevens yang adalah mantan pemain NFL.
"Dihukum dan dipecat, dua-duanya. Selesai sudah perjuangan sialan Saya selama 17 tahun," kata Solo dengan emosi meletup-letup seraya mengucapkan kata kasar dalam bahasa Inggris.
Solo juga memberikan sebuah pernyataan lewat akun Twitter @hopesolo terkait permasalahannya ini.

Pernyataan Hope Solo setelah menerima hukuman berat dari timnas AS.
Ini bukanlah hukuman pertama yang diterima oleh Solo. Dia pernah diberikan larangan bermain karena tertangkap menggunakan kendaraan resmi milik timnas bersama sang suami yang menyetir di bawah pengaruh alkohol.