Langkah ini dilakukan karena PT GTS menilai sejumlah wasit yang bertugas di putaran pertama tidak sesuai dengan harapan. Ada 9 wasit yang dikabarkan diistirahatkan pada TSC A putaran kedua nanti. PT GTS pun telah menyiapkan puluhan wasit pengganti.
“Pertanyaannya itu berapa banyak wasit yang dipomosikan bukan yang diistirahatkan. Sejauh ini kita telah menjaring sekitar 20 wasit baru untuk memimpin kompetisi tertinggi,” ujar Direktur PT GTS, Joko Driyono.
Permasahan wasit itu sendiri memang menjadi hal klasik di gelaran TSC A. Sejumlah klub seperti Sriwijaya FC, Persib Bandung, Persiba Balikpapan, PSM Makassar memang mengeluhkan kepemimpinan para pengadil lapangan tersebut.
Salah satu yang paling menonjol adalah adanya pergantian wasit di tengah pertandingan antara Sriwijaya FC melawan Pusamania Borneo FC. Hal tersebut membuat pihak Laskar Wong Kito merasa dirugikan.
"Saya ini pemain sepakbola juga, sedikit mengerti pelanggaran. Tapi kalau kaki nendang kepala, mengambil dari belakang, kok enggak diganjar kartu," kata Widodo C. Putro usai pertandingan.