Usai dilepas dengan banderol 50 juta Euro (Rp740 miliar) ke Paris Saint-Germain dua tahun lalu, musim ini Chelsea membawa pulang David Luiz ke Stamford Bridge.
Pesepakbola asal Brasil tersebut dijual karena dianggap kurang apik dalam menjalankan perannya sebagai pemain bertahan. The Blues dinilai melakukan bisnis yang sangat menguntungkan dengan melego Luiz ke PSG.
The Blues akhirnya memilih pemain berusia 29 tahun tersebut usai diberitakan gagal mendapatkan tanda tangan Leonardo Bonucci, Kalidou Koulibaly, dan Alessio Romagnoli.
Legenda Arsenal, Martin Keown, Luiz punya sesuatu untuk dibuktikan dalam perjalanan keduanya bersama Chelsea.
"Terkadang, saat kembali ke klub yang dulu pernah dibela, seorang pemain akan merasa perlu membuktikan sesuatu," ujar Keown dikutip dari Daily Mail.
"Antonio Conte akan memberi Luiz banyak kesempatan. Jika dia diproyeksikan sebagai pengganti (John) Terry, maka dia perlu bermain lebih tenang."

Martin Keown menilai David Luiz berpotensi menggantikan John Terry sebagai kapten Chelsea
"Luiz sering terburu-buru dan terlalu bersemangat untuk merebut bola dari kaki penyerang lawan. Seiring bertambahnya usia, saya harap dia lebih bijak dalam mengambil keputusan. Saya harap itu terjadi pada Luiz," lanjut pria yang pernah tiga kali meraih trofi Liga Primer Inggris bersama Arsenal tersebut.
Dalam empat tahun kariernya bersama Chelsea dari 2010 hingga 2014, pemain bertahan yang mengidolakan Ricardo Kaka tersebut tampil sebanyak 143 kali dan mencetak 12 gol.
Luiz turut andil dalam keberhasilan The Blues meraih trofi Liga Champions, pada musim 2011/2012, dan Liga Europa setahun setelahnya.