Posisi Madura United memang tidak terpengaruh dengan kekalahan dari Arema Cronus di pekan ke-18. Tim berjuluk Sapeh Kerab masih kokoh tak tergusur dari puncak klasemen TSC, berkat keunggulan dua poin dari tim Singo Edan.
Gomes pun tak mencemaskan soal terpangkasnya jarak poin dengan rival utama di papan atas TSC tersebut. Saat ini, MU masih memimpin klasemen dengan 37 poin, sementara Arema Cronus menempel ketat dengan 35 poin.
.jpg?w=460&h=259)
Pemain Arema Cronus melakukan selebrasi.
"Kami masih aman dan tak perlu khawatir. Kekalahan tadi masih bisa kita ganti di pertandingan lain," ucap pelatih Madura United itu usai laga di Stadion Kanjuruhan, Kota Malang.
Gomes pun mengambil pelajaran penting dari kekalahan ini, dengan menekankan sikap rendah diri dan selalu lebih giat dalam mengejar kemenangan meski saat ini tim asuhannya berstatus pemuncak klasemen.
Ia juga menilai timnya sudah menunjukkan perkembangan luar biasa sejak dibentuknya di awal musim. "Semangat mengejar kemenangan sudah luar biasa. Mereka tak pantang menyerah," kata Gomes.
"Mental juga semakin baik karena terbukti bisa mengatasi pertandingan penuh tekanan seperti melawan Arema, yang saya anggap seperti sebuah final," tambahnya.
Senada dengan sang pelatih, Asep Berlian juga tetap optimis timnya tetap mampu bersaing di pacuan perebutan gelar juara. Setiap kekalahan tidak untuk diratapi, melainkan sebagai ajang melecut semangat setiap pemain untuk semakin tampil bagus.
"Masih ada banyak pertandingan lain untuk mencari poin. Kami harus segera berbenah untuk lebih baik ke depannya," tutur gelandang energik tersebut.