Kualifikasi Piala Dunia 2018

Prediksi Wales vs Moldova: Langkah Awal Menuju Piala Dunia

Minggu, 4 September 2016 19:32 WIB
Editor: Arief Rahman Hakim
 Copyright:

Pelatih Coleman kemungkinan tidak banyak melakukan pergantian pemain maupun formasi seperti yang ia gunakan ketika Euro 2016. 5-3-2 diprediksi masih menjadi andalannya, dengan menempatkan duo Gareth Bale dan Hal Robson-Kanu di lini serang.

Berbeda dengan kubu tamu, pelatih Igor Dobrovolski kemungkinan merubah formasinya, dari yang semula 4-3-3 menjadi 4-4-1-1. Pasalnya, terakhir kali menggunakan formasi 4-3-3, Moldova menderita kekalahan 1-2 dari Swiss.

Setelah 21 tahun, Wales dan Moldova akhirnya bertemu kembali. Pasalnya, kedua kesebelasan terakhir bertemu saat mengikuti kualifikasi Euro pada 1995 silam, ketika itu Wales berhasil menang dengan skor tipis 1-0.

Kini, mereka pun berpeluang mengelang kembali masa kejayaan mereka tersebut. Terlebih lagi, armada The Dragon kini diperkuat sejumlah pemain yang telah melambungkan namanya bersama klub-klub elit Eropa, contohnya seperti Gareth Bale (Real Madrid), Andy King (Leicester City), dan Ben Davies (Tottenham Hotspur).

Meski begitu, ada baiknya Wales yang bermain di hadapan pendukung sendiri tetap berhati-hati. Pasalnya, selama 21 tahun tidak bertemu, Moldova tentunya mengalami perkembangan. Terbukti mereka pernah membantai Arab Saudi dengan skor 4-0 pada pertengahan 2014 lalu.

Player To Watch:

Gareth Bale (Wales)

Bila menyebut timnas Wales, tidak lengkap rasanya bila tidak menyinggung mantan penggawa Tottenham Hotspur ini. Pasalnya, semenjak memulai debut timnas pada 27 Mei 2006, Bale memiliki peran penting terhadap kegemilangan Wales. Terbukti, ia juga berhasil membawa Wales untuk pertama kalinya bisa tampil di ajang Euro.

Artur Ionita (Moldova)

Pemain yang baru bergabung denga Cagliari ini mungkin perlu diwaspadai pergerakannya oleh pemain Wales. Penyebabnya karena Ionita merupakan salah satu gelandang terbaik Moldova yang pandai mencari celah untuk membuka peluang. Posisinya sebagai gelandang pun membuat dirinya memiliki pergerakan yang fleksibel ketika tim sedang menyerang atau bertahan.

132