Griezmann menjelma menjadi salah satu sosok pencetak gol paling handal di Eropa meski usianya baru menginjak 25 tahun. Kepiawaiannya ia tunjukkan saat ia berseragam Atletico Madrid dan Timnas Prancis.
Griezmann berandil besar dalam membawa Los Rojiblancos menembus partai final Liga Champions musim 2015/16 lalu. Sedangkan di level Timnas, ia juga berhasil membawa negaranya tampil di partai final Euro 2016.

Griezmann memutuskan bertahan di Atletico pada bursa transfer musim panas.
Rekam jejaknya kemudian membuat dirinya ditaksir sejumlah klub papan atas Eropa seperti, Real Madrid, Barcelona, dan Paris Saint-Germain. Namun ia memilih untuk tetap berseragam Los Rojiblancos lantaran punya alasan tertentu.
Rupanya, keputusan Griezmann untuk bertahan di Vicente Calderon tak lepas dari sosok sang pelatih, Diego Simeone. Griezmann bahkan dengan lugas mengatakan ia hanya akan meninggalkan Atletico jika Simeone juga hengkang dari klub kota Madrid tersebut.

Simeone menjadi alasan Griezmann tetap bertahan di Atletico.
"Saya sempat ragu karena Simeone dikabarkan akan hengkang dari klub. Saya pun menghubunginya sebelum memperpanjang kontrak dan dia mengatakan akan bertahan," ujar Griezmann seperti dilansir Telefoot.
Griezmann juga menegaskan bahwa ia sudah merasa nyaman untuk tinggal di Spanyol dan memutuskan untuk tidak akan pindah ke klub di luar La Liga.
"Saya merasa cukup bahagia tinggal di Spanyol. Jadi saya tidak akan kemana-mana," tuntasnya.