Ya Kongres Pemilihan PSSI tampaknya tidak hanya memilih siapa Ketua dan Wakil Ketua serta Anggota Exco PSSI yang baru saja akan digelar pada 17 Oktober mendatang di Makassar. Kongres ini akan membahas nasib tujuh klub terasingkan.
Ketujuh klub terhukum yakni, Persebaya Surabaya, Persipasi Bekasi, Persema Malang, Lampung FC, Persibo Bojonegoro, Arema Indonesia serta Persewangi Banyuwangi.
Mereka memang terasingkan dari kancah sepakbola Indonesia. Status ketujuhnya dinyatakan ilegal karena mengikuti kompetisi yang tidak berada di bawah naungan PSSI.
"Saat itu mereka main di LPI yang ilegal bukan di ISL yang legal. Nanti pas saat Kongres kita terbitkan surat undangan untuk mereka, nanti biar anggota yang menentukan nasib mereka di Kongres," ucap Sekretaris PSSI, Azwan Karim.
"Nanti itu masuk agenda, karena harus ada persetujuan dari anggota. Sebab penerimaan dan pemecatan itu hanya bisa dilakukan di Kongres," jelas Azwan.
Namun, meski dibahas di Kongres dan nantinya akan kembali dipulihkan, ketujuh klub tersebut ternyata masih belum dapat berlaga di level kompetisi teratas Indonesia. Mereka harus memulai di kasta kedua kompetisi.
"Mungkin tidak di ISL, karena di ISL sudah penuh dan akan sulit atur jadwal. Kemungkinan di Divisi Utama (DU), karena memang di DU masih ada slot dan opsi untuk bagi tiga grup serta kesempatan lainnya," jelas Azwan.