MotoGP San Marino

Pernyataan Pilu Iannone Usai Dinyatakan Tak Bisa Lanjutkan Balapan

Sabtu, 10 September 2016 19:14 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
 Copyright:

Insiden kecelakaan tunggal pada sesi latihan bebas pertama MotoGP San Marino, Italia telah menyebabkan adanya keretakan pada tulang punggung, memaksa Iannone untuk memupus ambisinya tampil dalam seri balapan yang digelar di tanah kelahirannya Italia.

Direktur medis MotoGP, Angel Charte telah membacakan perkembangan hasil pemeriksaan cedera Iannone dan menyatakan jika kondisi pembalap berusia 27 tahun itu tidak layak untuk bisa lanjut membalap.

"Tidak ada pembenaran medis yang membolehkan Andrea untuk lanjut membalap. Cederanya memang minim namun berisiko semakin parah jika ia masih membalap. Seorang profesional medis tidak akan membahayakan kesehatan pembalap," ujar Angel seperti dikutip Motorsport.


Insiden di MotoGP San Marino membuat tulang punggung Iannone mengalami keretakan.

Keputusan ini membuat Iannone merasakan kekecewaan yang amat dalam. Kendati demikian, ia tetap berusaha untuk mengambil sisi positif dari insiden ini seraya berharap bisa segera pulih dan tampil dalam seri balapan berikutnya.

"Ini sangat mengecewakan bagi saya. Ini balapan terakhir saya di sirkuit Italia, di hadapan publik sendiri dengan motor pabrikan Italia. Tadinya, saya berharap banyak pada hasil balapan akhir pekan ini, untuk menutup hasil di Silverstone," sesal Iannone.

"Kemarin dokter menyatakan saya tidak layak untuk balapan, tapi saat kembali dari rumah sakit Cesena mereka mengatakan kondisi saya layak untuk ditinjau. Tapi pagi ini, pusat medis menyatakan saya tidak siap untuk balapan. Oke, Terima kasih banyak," imbuhnya.

"Kondisi ini membuat saya sulit untuk memahami. Saya senang dengan sikap Angel Charte yang mendukung saya 100 persen. Saya sangat hargai keputusannya. Saya tidak tahu, kapan bisa kembali pulih 100 persen, tapi saya berharap bisa membalap di Aragon," pungkas The Maniac.

145