Babak Pertama
Timnas Indonesia langsung tampil menekan sejak kick off babak pertama dibunyikan. Pandi Lestaluhu sempat membuat kejutan dengan berlari melawati dua pemain belakang Myanmar. Sayang, langkahnya harus terhenti setelah menerima tackle keras.
Selama 10 menit pertandingan babak pertama, Indonesia lebih mendominasi jalannya pertandingan. Beberapa kali kombinasi permainan Sandi Pratama dan Dimas Drajad di lini depan nyaris membuat gawang Myanmar kebobolan. Namun, buruknya teknik finishing membuat Indonesia masih belum mampu membuka keunggulan.
Bermain terus menekan sepanjang awal babak pertama, Indonesia justru harus tertinggal lebih dulu lewat gol yang dicetak Aung Kaung Mann di menit ke-11.
Penyerang Myanmar tersebut mampu menerima dengan baik sepak pojok dari rekannya dan tanpa membalikan badan dan mengecoh kiper Muhammad Riyando. Skor 1-0, Myanmar unggul sementara atas Indonesia.
Tertinggal satu gol membuat Indonesia meningkatkan tempo penyerangan. Hasilnya, lima menit berselang anak-anak asuhan Eduard Tjong tersebut mampu menyamakan kedudukan.
Gol Indonesia sendiri dicetak oleh Pandi Lestaluhu, usai menerima umpan lambung dari lapangan tengah. Ia mampu mengecoh kiper Sann Sat Niang, sebelum melepaskan sepakan kaki kanan yang membobol gawang Myanmar. Skor menjadi imbang 1-1.
Pada menit ke-20, kiper Muhammad Riyandi mengalami tubrukan keras dengan penyerang Myanmar, Shwe Ko. Hasilnya ia pun terpakasa ditarik keluar oleh pelatih Eduard Tjong dan digantikan oleh Satria Hardiyanto.
Sukses menyamakan kedudukan, Indonesia kembali tertinggal oleh Myanmar ketika laga memasuki menit ke-27. Zwe Thet Paing mampu menerima operan pelan dari rekannya di sisi kiri lapangan yang langsung disambarnya ke gawang Indonesia. Skor menjadi 2-1, Myanmar kembali unggul.
Dua menit jelang berakhirnya waktu normal babak pertama, Indonesia mampu kembali menyamakan kedudukan setelah sepakan keras kaki kanan Sandi Pratama tidak mampu dihentikan kiper Sann Sat Naing. Skor imbang 2-2 pun bertahan hingga akhir babak pertama.
Babak Kedua
Sekembalinya dari ruang ganti, kedua tim langsung menampilkan aksi jual beli serangan. Berbeda dari babak pertama, Myanmar tampil lebih mendominasi di menit-menit awal paruh kedua pertandingan.
Hasilnya, pada menit ke-56, pemain Myanmar kembali memaksa kiper Satria Hardiyanto kembali memungut bola dari gawangnya sendiri. Gol ketiga Myanmar ini sendiri tidak lepas dari blunder yang dilakukan Satria dalam mengantisipasi tendangan Shwe Ko. Skor menjadi 3-2 untuk keunggulan Myanmar.
Tumpulnya efektifitas serangan Indonesia pun memaksa Eduard Tjong melakukan pergantian pemain. Sandi Pratama yang menjadi penyelamat Indonesia di babak pertama, ditarik mundur dan digantikan oleh gelandang tengah, Nevy Alexsander pada menit ke-66.
Memasuki 15 menit terakhir waktu normal pertandingan, Myanmar yang sudah unggul satu gol mulai menerapkan permainan bertahan. Alhasil, Indonesia pun melakukan banyak penekanan ke jantung pertahanan Myanmar.
Peluang emas Indonesia untuk menyamakan kedudukan pun tercipta ketika laga memasuki menit ke-81. Pandi Lestaluhu yang menerima umpan dari Dimas Drajad mampu melepaskan tembakan keras. Sayang, tembakan pemain asal Maluku tersebut masih sedikit melambung di atas mistar gawang Myanmar.
Hingga mendekati akhir pertandingan, Indonesia terus melakukan penekanan demi menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan. Akan tetapi, hingga peluit panjang dibunyikan tidak ada gol lagi yang tercipta. Myanmar berhasil unggul atas Indonesia dengan skor akhir 3-2.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Myanmar U-19 (4-3-3): Sann Sat Naing, Ye Min Thu, Ye Yint Aung, Soe Moe Tun, Win Moe Kyaw, Myat Htun Thit, Wai Yan, Aung Moe Thu, Zwe Thet Paing, Shwe Ko, Aung Kaung Mann.
Cadangan: Phone Thitsar Min, Kyaw Thet Oo, Hein Phyo Win, Kyaw Swar Win, Aung Naing Win, Myint Tun Naing, Sa Aung Pyae Ko.
Pelatih: Myo Hlaing Win.
Indonesia U-19 (3-4-3): Muhammad Riyandi, Habibi, Arizky Satriya, Bagas Nugroho, Asnawi Bahar, Pandi Lestaluhu, Hanif Sjahbandi, Satria Wardana, Dimas Drajad, Sandi Pratama, Saddil Ramdani.
Cadangan: Satria Hardiyanto, Awan Raharjo, Ibrahim Sanjaya, Jujun Saepuloh, Muhammad Slamat, Nevy Alexsander, Syahrian Abimanyu, Chrystna Bhagascara, Muhammad Rafli, Edo Febriansah, Abdul Tuakia.
Pelatih: Eduard Tjong.