Blind hanya bisa menunggu bola dan terdiam saat Kevin De Bruyne merebut bola itu, hingga ia leluasa mencetak gol ke gawang David De Gea. Pun demikian di gol kedua City yang diciptakan Kelechi Iheanacho, Blind menjadi bek terakhir di garis pertahanan United, hingga Iheanacho onside.
Lebih parahnya lagi, ternyata fans dan legenda United menanti penampilan buruk Blind. Pasalnya eks pemain Ajax Amsterdam itu dinilai tak memiliki keunggulan fisik untuk bermain sebagai bek tengah. Scholes bahkan terang-terangan mengakui, ingin melihat Chris Smalling sebagai pendamping Eric Bailly di jantung pertahanan Setan Merah.
.jpg?w=460&h=259)
Blind lebih pantas bermain sebagai gelandang bertahan ketimbang bek tengah.
“Blind lebih baik menjadi gelandang bertahan bagi United ketimbang menjadi bek tengah, meski begitu ia menjadi tandem yang sempurna untuk Eric Bailly di musim ini, itu lah mengapa Chris Smalling tidak berada dalam tim saat ini,” ucap Scholes, seperti dilansir Manchester Evening News.
“Meski begitu, dia tetap tak meyakinkan semua orang (sebagai bek tengah). Mengapa? Karena fisiknya terbatas di Liga Primer dan orang-orang mengharapkan permainan buruknya (untuk dijadikan alasan),” lanjutnya.
“Saya rasa saya juga berpikir begitu, dan melawan City dia kesulitan menghadapi dinamika bermain Kevin De Bruyne. Saya lebih suka melihat Smalling yang bertandem dengan Bailly dalam jangka waktu panjang,” pungkas Scholes.