Tim tuan rumah punya kenangan buruk saat melawan Laskar Wong Kito. Bayu Gatra dan kawan-kawan pernah takluk secara memalukan dengan skor telak 5-0 dari Sriwijaya.
Kekalahan kala itu tentu sangat menyakitkan bagi tim berjuluk Sapeh Kerab itu. Meski saat ini berada di puncak klasemen, kenangan buruk itu seakan menjadi noda bagi tahta yang tengah diduduki.
Tak heran bila laga ini disebut sarat balas dendam dari Bayu Gatra dan kawan-kawan. Tim besutan Gomes de Oliviera tentu ingin menang dan sekaligus membalas kekalahan menyakitkan di putaran pertama itu.
Winger MU, Bayu Gatra saat disinggung mengenai misi balas dendam tampak berkelit bila ada hasrat untuk membalas kekalahan di putaran pertama.
Tapi dia tak membantah bila timnya memasang target menang dari Sriwijaya karena ini menjadi laga kandang mereka.

“Laga besok (hari ini-red) bukanlah balas dendam, kami harus menang karena ini adalah kandang kami,” ujar Bayu Gatra, Selasa (13/09/16).
Tiga poin akan diamankan MU dari Laskar Wong Kito. Posisi puncak klasemen harus dibuat permanen dengan terus mendulang poin penuh.
“Jadi kita harus kalahkan Sriwijaya FC supaya posisi kita aman di puncak klasemen,” ucapnya.
Meski pernah kalah dengan skor telak 5-0, dia bersama rekan-rekannya dapat pelajaran berharga. MU langsung berbenah, dan hasilnya cukup baik karena performa tim meningkat drastis.

Tim berjuluk Sapeh Kerab juga tampil konsisten hingga menduduki puncak klasemen sementara TSC 2016 dengan mengemas 40 poin.
“Setelah kekalahan di Palembang kemarin, kami justru mendapat pelajaran berharga dan tampil lebih baik setelahnya,” ungkapnya.