Legenda The Gunners itu adalah Ian Wright. Namun, masa-masa buruk bintang Arsenal pada era 1990-an itu terjadi sebelum memperkuat klub yang diarsiteki oleh Arsene Wenger tersebut.
Sebelum berseragam Arsenal, Wright sempat membela Crystal Palace dari periode 1985-1991. Kala itu, ia menjadi pemain utama dan mempersembahkan trofi Full Members Cup musim 1990/91, dan mencetak 2 gol di final dan menghantam Everton dengan skor 4-1.
Meskipun memiliki statistik yang mentereng sebagai pesepakbola, Wright ternyata memiliki masa kelam. Hal tersebut dia ceritakan dalam buku autobiografinya, di mana dia hampir membuat semua orang yang dekat dengannya kecewa.
Pada laga Crystal Palace melawan West Bromwich Albion, The Eagles menang dengan skor 4-1. Para penggawa Palace pun bersukacita di ruang ganti pemain, namun suasana berubah ketika petugas tes doping datang.

Wright bersama Crystal Palace mencatat 90 gol dari 225 pertandingan liga.
Melihat petugas yang datang ke ruang ganti pemain, sontak membuat Wright terpaku. Pasalnya, satu jam sebelum laga tersebut dimulai, dia dengan asyik menghisap ganja.
"Saat itu saya hanya duduk dan hampir pingsan. Di dalam pikiran saya, seseorang pasti mencari-cari saya, dan saya yakin itu!" ujar Wright seperti dilansir dari Mirror.
Tetapi ketika namanya tidak dipanggil, sekejap dia merasa lebih tenang. Wright lolos dari petugas tes doping dan karier sepakbolanya terselamatkan.
Dalam sebuah wawancara, Wright muda pernah berkata bahwa, "Saya lebih memilih meminum minuman beralkohol dibandingan merokok." Mungkin kata-kata itulah yang menyelamatkan hidupnya.

Wright meninggalkan Crystal Palace untuk hijrah ke Arsenal pada 1991.
Wright, yang kini berusia 52, merupakan pesepakbola profesional yang memiliki karier indah bersama Crystal Palace dan juga Arsenal. Ketika membela Arsenal, dia tampil sebanyak 212 kali di liga dan mencatatkan 128 gol.
Sebelum berseragam Arsenal, Wright sempat membela Crystal Palace dari periode 1985-1991. Kala itu, ia menjadi pemain utama dan mempersembahkan trofi Full Members Cup musim 1990/91, dan mencetak 2 gol di final dan menghantam Everton dengan skor 4-1.
Penulis: Rendy Gusti