Polemik terkait pemilihan lokasi Kongres Pemilihan PSSI tampaknya semakin memanas. Setelah adanya rekomendasi permintaan lokasi dari Pemerintah, kini permintaan pindah lokasi datang dari sebagian pemilik suara PSSI.
Seperti diketahui PSSI sebelumnya telah menetukan kota Makassar sebagai lokasi Kongres Pemilihan 17 Oktober mendatang. Saat ini beredar kabar bahwa pemerintah melalui Kemenpora meminta Kongres Pemilihan dilakukan di Yogyakarta.
Kini permintaan tersebut juga datang dari sebagian kelompok pemilik suara PSSI, atau yang kerap disebut Kelompok 85. Hal ini seperti diutarakan oleh juru bicara K85, GH Sutejo yang meminta Kongres dilaksanakan di Yogyakarta.
"Saya mewakili voters K85 dalam rangka menyikapi Kongres Pemilihan PSSI, bahwa KLB pada 3 Agustus lalu itu yang disepakati adalah tanggalnya bukan lokasinya, lokasinya wakyu itu belum diputuskan. Lalu ada rapat Exco oleh PSSI dengan menentukan lokasinya di Makassar," ucap Sutejo.
"Kami tidak mempermasalahkan masalah penunjukkan Makassar. Tapi kami ingin mereka ada pembicaraan kepada kami terkait lokasi tersebut. Dengan adanya surat kepada Menpora yang menginginkan kongres di Yogyakarya. K85 mendukung rekomendasi Menpora yang menginginkan di Yogyakarya. kami semua dari k85 mendukung kebijakan pemeintah," jelas tokoh yang juga aktif di klub Bina Taruna Jakarta itu.
Sutejo menjabarkan, bahwa pwmilihan Yogyakarta dinilai sudah tepat. Terlebih PSSI memang lahir di Kota tersebut.
"Kami juga tahu sebabnya PSSI lahir di Yogya. Tidak ada salahnya kami mengenang sejarah, karena memang harus refornasi dari nol. karena PSSI dulu berdiri di sana. intinya kami mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah," tandasnya.