Meskipun berlatar belakang militer, Edy diyakini cocok jadi Ketum PSSI karena sudah lama bergelut dalam organisasi sepakbola. Edy pernah membina klub PSMS Medan, yang kini berubah namanya menjadi PS TNI.
"Ini bukan kampanye. Tapi komitmen saya dan mewakili suara dari Jawa Barat (Jabar). Jadi, Jabar akan mengusung Pak Edy Rahmayadi maju sebagai Ketua Umum PSSI," ujar Umuh di Graha Persib, Sulanjana Bandung.

Panglima Kostrad Letjen TNI, Edy Rahmayadi dan Dr Moeldoko, calon Ketum PSSI.
Umuh pun berharap kepada seluruh pemilik suara agar saat pemilihan Ketua Umum PSSI, 17 Oktober mendatang untuk memilah, dan memikirkan lebih dahulu, mana yang cocok untuk menempati kursi PSSI.
"Saya ingatkan para voters, jangan mau diiming-imingi uang untuk memilih siapa. Pilih sesuai hati nurani agar tidak menyesal di kemudian hari," tuturnya.
Terkait mengenai calon Ketua Umum PSSI lainnya, Umuh enggan berkomentar lebih jauh. Yang jelas ia berharap para calon ini tidak asal-asalan mencalonkan diri.

Umuh Muchtar memberikan dukungan kepada Edy Rahmayadi.
"Jadi jangan sampai yang jadi Ketua PSSI hanya ingin mencari sesuatu, nyari uang. Karena Ketua itu harus punya modal, tidak perlu biaya segala macam,” kata Umuh.
“Seperti saya di Persib, saya tidak itung-itungan. Jangan karena butuh uang jadi mencalonkan diri," tegasnya.