PON Jabar 2016

Tim DKI Jakarta Kecewa Protes Pemain Ilegal Ditolak

Minggu, 18 September 2016 06:50 WIB
Editor:
 Copyright:

Setidaknya ada tiga pemain yang dipermasalahkan oleh tim DKI Jakarta terkait dengan status di klub. Tiga pemain tersebut adalah Heru Setyawan, Fajar Setyajaya, dan Ahmad Agung yang didaftarkan sebagai pemain amatir oleh Jateng.

DKI Jakarta beranggapan bahwa ketiga pemain tersebut merupakan pemain professional yang bermain di kompetisi Indonesia Soccer Championship B 2016. Bahkan DKI punya bukti bahwa Heru Setyawan merupakan pemain professional, seperti yang tercantum dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) pertandingan Persita Tangerang kontra Cilegon United pada 3 September lalu.

Menidaklanjuti hal tersebut, panitia cabang olahraga sepakbola PON 2016 sudah menjawab protes dari tim DKI Jakarta. Namun, protes DKI tersebut ditolak melalui Lewat Surat Keputusan Dewan Hakim PB PON, no 02/KEP/DH/PON-XIX/IX-16. Panitia PON beralasan pemain yang dituduh illegal tak terbukti.

Surat jawaban dari protes tim PON DKI Jakarta.

Keputusan tersebut pun langsung membuat manajer DKI Jakarta, Benny Erwin, kecewa. Menurut pria yang juga aktif di klub internal Persija, Trisakti FC ini, pemain yang bersangkutan tetap bermasalah karena statusnya sebagai pemain professional.

“Keputusan tersebut benar-benar aneh. Sudah jelas Heru Setyawan adalah pemain Persita, masih saja dibilang bukan pemain professional. Pelatih Persita, Bambang Nurdiansyah pun punya salinan kontraknya,” ujar Benny kepada INDOSPORT.

Surat protes tim sepakbola DKI Jakarta berikut bukti DSP yang menyatakan Heru Setyawan pemain profesional di Persita Tangerang.

Meski mendapat penolakan, Benny berniat mengajukan banding. Pihaknya merasa, tim Jateng tidak jujur dengan status pemainnya. “Ya, inilah sepakbola Indonesia. Kita akan coba ajukan banding,” tandas Benny.

Cabang sepakbola PON memang memperbolehkan pemain professional untuk bermain di ajang tersebut. Namun, mereka hanya diperbolehkan membawa empat pemain dan hanya boleh diturunkan tiga pemain saja. Beberapa pemain professional pun yang masih berusia dibawah 23 tahun bisa bermain. 

Tercatat ada nama Ravi Murdianto (PS TNI) dan Ricky Fajrin (Bali United). Di Jawa Barat pun dua pungguawa Persib turut membela tim sepakbola Jabar, yakni Gian Zola dan Febri Haryadi.

71