Maung Bandung tidak mampu kembali ke laju kemenangan saat menyambangi Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Di pekan ke-20 Torabika Soccer Championship (TSC), Atep dan kawan-kawan kalah 0-1 dari gol tunggal Miftahul Hamdi yang tercipta pada menit ke-55.
Djajang Nurdjaman pun memberikan komentarnya atas kekalahan itu. Menurut pelatih yang kerap disapa Djanur itu, absennya sejumlah pilar andalan seperti Vladimir Vujovic, Tantan, dan Sergio van Dijk, turut mempengaruhi permainan Persib.

Persib secara mengejutkan takluk 1-0 di kandang Bali United.
"Kami harus jujur, absennya pilar utama kami mengurangi kekuatan kami. Bali United pun tampil bagus dan selamat untuk Bali United," ujar pelatih yang pernah menimba ilmu kepelatihan bersama Inter Milan itu.
Tanpa Vujovic yang biasa menjadi komando lini belakang Persib, Djanur sampai harus menggeser Tony Sucipto yang biasa bermain sebagai bek kiri, menjadi bek tengah. Pun demikian dengan absennya Van Dijk, yang perannya digantikan oleh Samsul Arif.
Djanur pun menyesali gol yang diciptakan Miftahul Hamdi. Gol itu tercipta dari bola rebound yang ditepis I Made Wirawan, hasil sepakan keras Zoran Knezevic, dan Miftahul Hamdi ada di posisi yang tepat untuk menceploskan si kulit bundar.
"Kami harusnya bisa antisipasi bola rebound yang berujung pada gol. Namun kami pun gagal mengubah kekalahan," urai Djanur.