Piala AFF U-19

Gagal Total di Piala AFF-19, Garuda Muda Warisi Skuat Potensial

Rabu, 21 September 2016 00:56 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
 Copyright:

Eduard Tjong menyesali kegagalan anak asuhnya yang gagal merih tiket semifinal Piala AFF U-19. Meskipun memenangi dua laga terakhir melawan Laos dan Kamboja, Indonesia hanya bertengger di posisi keempat klasemen Grup B Piala AFF U-19 usai 3 kali kekalahan di awal laga.

Namun demikian, Edu, biasa pelatih ini disapa, menyatakan bahwa seluruh tim sudah berupaya semaksimal tenaga. Edu bahkan memuji semangat yang diperlihatkan Saddil Ramdani dan kawan-kawan selama berlaga di Piala AFF U-19.


Skuat tim nasional Indonesia U-19 berhasil menaklukan Kamboja di laga terakhir Piala AFF U-19 2016.

Hal utama yang menjadi pelajaran berharga adalah minimnya jam terbang bagi para pemain. Sejumlah pemain bahkan baru bermain di level internasional dalam turnamen Piala AFF U-19 2016 kali ini.

"Jam terbang serta pengalaman anak-anak ini belum banyak. Karena rata2 mereka belum pernah merasakan atmosfer laga internasional," ujar Edu seusai laga.


Eduard Tjong berterima kasih atas dukungan yang diberikan seluruh masyarakat Indonesia kepada timnas U-19.

Edu juga menyebutkan bahwa skuat yang ada saat ini punya masa depan menjanjikan. Menurut mantan pelatih PS TNI tersebut, skuat ini akan semakin berkembang di kemudian hari.

"Tim sudah berjuang maksimal. Meski bukan tim terbaik, Tim ini punya prospek dan harapan besar karena banyak pemain masih bisa ikut lagi untuk proyeksi Timnas U-19 tahun depan. Semoga untuk ke depan persiapan bisa lebih panjang dan maksimal lagi," kata Edu.

Edu juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan yang diberikan kepada timnya selama berlaga. Pelatih berusia 44 tahun ini juga meminta maaf atas kegagalan yang dialami skuatnya tahun ini.