Messi mengalami cedera otot adduktor saat membela Barcelona menghadapi Atletico Madrid di Stadion Camp Nou, pada (21/09/16). Ia ditarik keluar pada menit ke-59 setelah mengalami sakit pada bagian paha.
Barcelona kemudian mengonfirmasi jika pemain 29 tahun itu harus menepi setidaknya selama tiga minggu untuk mendapat perawatan serius untuk dapat kembali pulih dan bermain.
Pelatih tim nasional Argentina, Edgardo Bauza lantas menuding Barcelona sebagai biang penyebab cederanya sang mega bintang. Bauza menilai keputusan Barcelona, memainkan Messi sebanyak empat laga dalam waktu 12 hari tidak bijaksana.
"Barca selalu mengirimkan pesan bahwa kita harus menjaga Messi, tetapi justru mereka yang tidak mengurusnya dengan baik," gerutu Bauza kepada Fox Sports.
"Sungguh aneh melihat mereka memainkan dia di semua pertandingan mereka. Kami telah menerima laporan resmi dari Barcelona, tapi kami melihat ada sedikit keanehan. Tiga minggu bukanlah waktu yang ideal untuk memulihkan cedera otot adduktor yang robek," lanjut Bauza.

Messi diragukan bisa tampil membela Argentina pada kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Peru.
Akibat cedera tersebut, Messi diragukan untuk bisa membela Timnas Argentina di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018 menghadapi Peru pada 7 Oktober 2016 di Estadio Nacional de Lima.
"Kami belum bisa berbicara langsung dengannya, tapi kami ingin tahu seberapa serius cedera tersebut. Barcelona telah membuat kondisi kita menjadi rupit," tukas pria 58 tahun itu.
"Penelitian telah dilakukan dan kami sedang menunggu hasil yang akan mereka kirim kepada tim dokter kita. Dengan demikian kita akan memiliki jawaban yang lebih pasti," pungkasnya.