Sempat diberitakan bakal dibuang oleh Antonio Conte, Cesc Fabregas membuktikan kemampuannya saat Chelsea bertemu Leicester City dalam ajang Piala Liga.
Dalam pertandingan yang berlangsung di King Power Stadium tersebut, Fabregas menjadi pahlawan kemenangan The Blues lewat dua golnya pada babak perpanjangan waktu.
Kemarin (22/09/16) malam, menyusul penampilan apiknya saat menghadapi Leicester, jebolan akademi La Masia tersebut diwawancara oleh stasiun radio asal Spanyol, Cadena Cope.
Dalam wawancara tersebut, Fabregas disuruh memilih antara dua pelatih yang pernah menanganinya, Pep Guardiola dan Jose Mourinho.

Fabregas pernah bermain di bawah arahan Guardiola dan Mourinho
"Tolong jangan membuat saya memilih salah satu di antara mereka berdua (Guardiola dan Mourinho)," ucap pemain muda terbaik Liga Primer Inggris musim 2007/2008 tersebut dikutip dari 101 Great Goals.
"Saya memiliki hubungan baik dengan Guardiola dan Mourinho, jadi saya tidak akan memilih salah satu di antara mereka berdua. Saya tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut."
Fabregas pernah menerima arahan Guardiola saat dirinya bermain di Barcelona dari 2011 hingga 2014. Mantan kapten Arsenal tersebut kemudian pindah ke Chelsea dan bermain di bawah asuhan Jose Mourinho, hingga pelatih asal Portugal tersebut dipecat pada Desember tahun lalu.