Perang mulut antara Guardiola dan Seluk telah menjadi pemberitaan hangat di sejumlah media dalam beberapa pekan belakangan. Perang kata-kata itu dipicu oleh keputusan Guardiola untuk mencoret Yaya Toure dari skuat Manchester City untuk Liga Champions.
Terakhir, Guardiola bersikeras mengatakan jika ia tidak akan memainkan Toure sebelum agennya, Seluk meminta maaf atas sejumlah pernyataan pedasnya di beberapa media. Namun, Seluk enggan menuruti permintaan itu dan terus melayangkan kritik-kritik kerasnya.

Guardiola saat memberikan arahan kepada Yaya Toure dalam sebuah pertandingan untuk Man City.
"Pep Guardiola - ia hanya berpikir tentang dirinya sendiri. Dia pikir dia adalah Tuhan," kata Seluk kepada BBC World Football.
"Dia memang telah memenangkan banyak gelar bersama Barcelona, tapi Yaya juga telah memenangkan gelar yang sama dengan Barcelona. Pep berpikir ia telah memenangkan segalanya dan bisa berbuat sesuka hatinya," lanjut Seluk.
"Bagi saya, ada hal yang sangat aneh terjadi di Manchester City. Yaya Toure, Joe Hart, Vincent Kompany telah bertahun-tahun bermain kemudian pelatih baru datang dan mengatakan, 'Oke, pemain ini harus keluar seperti anjing," pungkasnya.
Yaya Toure memiliki kontrak bermain bersama Man City hingga 30 Juni 2017. Meski demikian, sang agen mengklaim jika pemain 33 tahun itu bisa lebih cepat angkat koper dari Stadion Etihad dan hijrah ke klub lain pada jendela transfer Januari mendatang.