Jamie Vardy terlibat kasus rasisme karena dikabarkan sempat memanggil seorang pesepakbola asal Asia dengan sebutan 'Jap'. Jap adalah panggilan singkat yang tak sopan untuk menyebutkan seseorang berdarah Jepang.
Meski kejadian ini terjadi setahun lalu, Vardy tidak bisa keluar dari tuduhan rasisme. Padahal, dia sudah mengaku tidak tahu bahwa kata Jap itu adalah kata yang ofensif bagi suku dari Negeri Matahari Terbit itu.
Vardy merasa kabar ini telah merusak citranya meski dia sama sekali tidak ada pikiran merendahkan ras tertentu. "Kebanyakan gosip tentang saya akan berlalu begitu saja. Tapi, apa yang terjadi pada Juli 2015 silam akan permanen merusak citra saya," kata Vardy.
Insiden terjadi saat Vardy menikmati malam berjudi di Grosvenor Casino, Leicester, Juli 2015 yang lalu. Sedang bermain poker bersama teman-temannya melawan seorang pria Asia, Vardy melihat bahwa pria tersebut memberikan gestur sudah menyerah seraya melemparkan kartunya ke meja bermain. Vardy bermaksud mengingatkan pria Asia tersebut untuk meninggalkan permainan.
Pesepakbola Inggris itu pun meminta pria tersebut untuk pergi. "Yo, Jap. Sana pergi," kata Vardy seperti yang diceritakan kembali oleh istri Vardy, Rebecca dan beberapa temannya.

Jamie Vardy (paling kanan) sedang menikmati malam di sebuah bar bersama rekan-rekannya.
Namun, ucapan itu Vardy lakukan tanpa bermaksud apa-apa. Dia tidak mengerti bahwa panggilan Jap adalah ucapan kasar. Berita ini pun tersebar bersama foto Vardy saat bermain poker itu tersebar di media sosial.
Dilaporkan dari Daily Mail, sempat terjadi adu mulut setelah kejadian itu. Dikenai sanksi, Vardy pun harus mengikuti kelas khusus kesadaran terhadap ragam budaya dan meminta maaf kepada seluruh pihak yang terlibat.
"Kata rasis menjadi begitu kuat menempel di nama saya. Ini lebih buruk dari catatan kriminal," kata Vardy. Dia merasa orang-orang yang percaya dengan pemberitaan tersebut tidak mungkin memaafkan dirinya.
Sejauh musim berlangsung, Vardy belum memberikan penampilan prima bersama Leicester City. Dari enam penampilannya, Vardy hanya berhasil mencetak dua gol.