Kesabaran Conte melihat pertahanan timnya seperti sudah mencapai klimaks. Pria Italia yang terkenal kuat dalam membentuk pertahanan tim, disinyalir kecewa dengan lini belakang Chelsea yang sejauh ini sudah kebobolan sembilan gol di Liga Primer. Akibatnya klub berada di peringkat delapan sementara.
Memiliki pemain-pemain berkepala tiga atau lebih seperti Ivanovic (32 tahun), Gary Cahill (30 tahun), dan John Terry (35 tahun), tak cukup bagi Conte membentuk pertahanan yang solid. Meski klub membeli David Luiz dari Paris-Saint Germain (PSG) di penghujung bursa transfer musim panas.

Blunder Gary Cahill berbuah gol pertama Arsenal yang dicetak Alexis Sanchez.
Posisi Terry aman karena ia kapten tim dan jadi andalan Conte untuk menyalurkan filosofi bermainnya kepada skuat Chelsea. Namun tidak dengan Ivanovic dan Cahill, menurut berita yang dilansir Goal, Conte ingin menyingkirkan kedua pemain tersebut di bursa transfer musim dingin yang dibuka Januari 2017.
Cahill melakukan blunder yang berujung gol pertama Arsenal, yang dicetak Alexis Sanchez. Sementara Ivanovic terlihat kesulitan menghadapi kecepatan Alex Iwobi.
Sebagai ganti keduanya, Chelsea mencari talenta lokal untuk memenuhi kuota pemain Inggris dalam skuat, dua nama pun muncul ke permukaan. Mereka adalah bek Burnley, Michael Keane, dan pemain Middlesbrough, Ben Gibson.