Serge Aurier dituntut dengan dua bulan hukuman penjara usai diduga melakukan kekerasan terhadap personil polisi di Paris. Aurier dituduh menyerang seorang polisi yang tengah menindaknya karena diduga melakukan pelanggaran lalu lintas.
Kejadian ini sendiri berlangsung pada bulan Mei 2016 lalu. Polisi yang tengah meminta bek PSG tersebut untuk mencopot kaca film mobilnya mengaku terkena sikutannya.
Hal ini kemudian berbuntut panjang dan Aurier menghadapi persidangan Senin (26/09/16) ini. Aurier juga dituntut untuk membayar denda sebesar 600 Euro (Rp8.8 juta).

Serge Aurier menghadapi ancaman penjara usai dituduh melakukan kekerasan terhadap seorang polisi.
Namun, bek asal Pantai Gading tersebut menolak semua tuduhan dan akan menuntut kembali pihak kepolisian atas tuduhan ini. Hakim pun memberikan kesempatan bagi Aurier untuk menjawab tuduhan tersebut.
Hal ini membuat Aurier masih bisa bebas dan berkesempatan untuk membela PSG di Liga Champions, tengah pekan ini. PSG akan bertandang ke markas tim asal Bulgaria, Ludogorets dalam lanjutan babak penyisihan Liga Champions.