Lima pemuda yang beruntung yang saat ini bergabung bersama klub Spanyol, Real Valladolid adalah Khairul Imam Zakiri, Nikola Filipovic, Aditya Affasha, Panca Nur Widiastono dan Adam. Selain mengikuti pelatihan sepakbola di negara juara Piala Dunia 2010, mereka berkesempatan untuk mengikuti program pendidikan formal.
"Di Valladolid ada international program dan berhubung mereka juga dibawah 18 tahun jadi tidak ada kontrak. Dalam program ini didalamnya termasuk pendidikan sekolah, latihan bola dan games," jelas Mulyawan Munial selaku CEO Munial Sport Group (MSG) selaku agen yang membawahi kelima pemain muda tersebut kepada INDOSPORT.
CEO MSG itu juga berharap para pemain muda tanah air tersebut bekerja keras dan menampilkan serta memberikan kemampuan terbaiknya saat berlatih di Real Valladolid. Hal tersebut disebut menjadi salah satu jalan agar pesepakbola harapan bangsa itu menarik minat klub Eropa dan nantinya mendapatkan kontrak profesional.

"Program ini dimulai dari usia muda dari 15-16 tahun yang diharapkan mempersiapkan anak-anak sampai umur 18 tahun dimana mereka bisa mendapatkan kontrak profesional, bukan hanya di Valladolid, tergantung ke pemainnya," ucap Muli Munial.
"Semua pemain akademi di seluruh dunia berjuang untuk bisa masuk ke level senior, bukan anak-anak kita saja. Realitanya hanya sebagian yang bisa diterima. Jadi mereka harus berjuang dan berkompetisi dengan yang lain," tandas agen yang juga menangani pemain Timnas, Andik Vermansah.
Selain lima pemain diatas masih ada dua nama yang merumput di Spanyol yakni Syukran Arabia Samual dan Andrian Rusdianto. Keduanya tengah menjadi buah bibir perbincangan media di setempat dan dipantau oleh pemandu bakat dari klub besar seperti Real Madrid maupun Barcelona.