Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti tegas mengatakan bahwa Juventus bukanlah contoh yang baik sebagai sebuah klub di Italia.
Hal ini diungkapkan Zanetti dalam sebuah rapat pengambilan alih klub San Siro itu oleh Grup Usaha Suning Holding. "Saya tak menganggap Juve sebagai contoh klub yang tangguh," kata Zanetti.
Padahal, Si Nyonya Tua sudah memenangkan tiga gelar juara Serie A dan menjadi finalis Liga Champions di beberapa tahun terakhir, sementara Nerazzuri belum meraih apa-apa.
Dalam rapat yang sama, Internazionale juga menunjuk pelatih baru yaitu Frank De Boer. Dengan perbaruan ini, Zanetti yakin bahwa Internazionale sedang dalam perjalanan menuju kesuksesan.

Javier Zanetti saat masih menyandang kapten Inter Milan.
Dilansir dari Football Italia, bagi mantan pesepakbola Argentina itu, Inter dan Juve memiliki pendekatan yang berbeda soal prestasi. "Kami adalah klub yang berbeda dan kami berlari di jalur tak sama," ujar Zanetti.
Diakuisisi oleh perusahaan asal China, Internazionale diprediksi akan mampu meraih prestasi. "China bukanlah negara yang mudah tapi kami berhasil saling mengerti. Suning adalah perusahaan yang kuat dan serius. Banyak rencana bagi klub untuk saat ini dan di masa depan," kata Zanetti.

Frank De Boer diharapkan bisa memberikan musim yang cemerlang bagi Inter Milan.
Terkait dengan penunjukkan pelatih baru, mantan kapten Inter itu menyukai kinerja De Boer dan dan berharap pelatih baru itu mampu dengan cepat beradaptasi dengan sepakbola Italia.
"Kinerja De Boer sungguh bagus. Saya rasa kesulitan di awal-awal sangatlah wajar, dia masih perlu mengenal lebih dalam sepakbola Italia," ujar Zanetti. Dia percaya bahwa Inter akan terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan lain. "Kami berharap dapat menduduki posisi atas di klasemen."
Meski percaya dengan profesionalisme pelatih baru De Boer, Zanetti juga membagikan pendapatnya soal keputusan kontroversial yang terjadi saat pertandingan Inter melawan Bologna yang berhasil seri, 1-1.
De Boer memanggil keluar Geoffrey Kondogbia saat pertandingan. "Kondogbia seharusnya tidak dipanggil keluar, meski dia tidak mampu menginterpretasikan strategi Frank di dalam lapangan," kata Zanetti.
Tapi, Zanetti tetap menghormati keputusan De Boer. Sikap positif Zanetti ini mungkin menjadi awalan baik bagi Internazionale untuk bisa menyaingi catatan prestasi Juventus.